Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki kesulitan yang dihadapi oleh guru saat mengevaluasi pendidikan jasmani di kelas inklusif. Metode yang digunakan yaitu dengan pendekatakan kualitatif melalui desain studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui observasi kelas dan wawancara mendalam dengan guru pendidikan jasmani yang bekerja di lingkungan pendidikan inklusif. Temuan tersebut mengungkapkan bahwa mayoritas guru belum memiliki kompetensi dan kesiapan yang memadai dalam melakukan evaluasi yang adil dan inklusif. Kendala utama meliputi pengalaman langsung yang terbatas dengan peserta didik berkebutuhan khusus selama masa perkuliahan, kurangnya pelatihan profesional, serta ketiadaan pedoman evaluasi khusus. Guru juga sering kali mengandalkan metode evaluasi konvensional yang tidak memperhitungkan berbagai kemampuan peserta didik mereka. Selain itu, Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) belum sepenuhnya disesuaikan secara memadai untuk memenuhi kebutuhan peserta didik dengan disabilitas.
Copyrights © 2025