Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Percepatan Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit dengan adanya Perlakuan Perendaman dan ZPT. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok non Faktorial dengan 4 ulangan sebagai berikut Z0 = Perendaman 24 jam dengan air (kontrol), Z1 = Perendaman 24 jam dengan ZPT auksin 250 ml/500 ml air, Z2 = Perendaman 24 jam dengan ZPT sitokinin 250 ml/500 ml air, Z3 = Perendaman 24 jam dengan Root Up 10 g/500 ml air, Z4 = Perendaman 24 jam dengan biourin sapi 250 ml/500 ml air, Z5 = Perendaman 24 jam dengan ekstrak bawang merah 250 ml/500 ml air. Berdasarkan hasil analisis sidik ragam menunjukkan perlakuan perendaman 24 jam dengan Root Up (Z3) merupakan perlakuan terbaik, dengan daya berkecambah 100%, panjang radikula sebanyak 57,50 mm, panjang plumula sebanyak 38,66 mm dan luas daun sebanyak 12,55 cm2. Perlakuan perendaman 24 jam dengan biourin sapi (Z4) menunjukkan daya berkecambah 100%, panjang radikula sebanyak 55,16 mm, panjang plumula sebanyak 36,00 mm dan luas daun sebanyak 11,08 cm2. Perlakuan perendaman 24 jam dengan ektrak bawang merah (Z5) menunjukkan daya berkecambah 97,22%, panjang radikula sebanyak 53,41 mm, panjang plumula sebanyak 32,66 mm mm dan luas daun sebanyak 8,89 cm2. Perlakuan perendaman 24 jam dengan ZPT auksin (Z1) menunjukkan daya berkecambah 100%, panjang radikula sebanyak 47,75 mm, panjang plumula sebanyak 29,66 mm dan luas daun sebanyak 6,66 cm2
Copyrights © 2025