Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

UJI PERCEPATAN PERTUMBUHAN BIBIT KELAPA SAWIT (Elaeis guineensis Jacq.) DENGAN ADANYA PERLAKUAN PERENDAMAN DAN ZPT Zulia, Cik; Naburju, Ragil; Gustianty, Lanna Reni; Pane, Hilda Yanti Torus
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i1.11287

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Percepatan Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit  dengan adanya Perlakuan Perendaman dan ZPT. Penelitian ini dilakukan menggunakan Rancangan Acak Kelompok non Faktorial dengan 4 ulangan sebagai berikut Z0 = Perendaman 24 jam dengan air (kontrol), Z1 =      Perendaman 24 jam dengan ZPT auksin 250 ml/500 ml air, Z2 = Perendaman 24 jam dengan ZPT sitokinin 250 ml/500 ml air, Z3 = Perendaman 24 jam dengan  Root Up 10 g/500 ml air, Z4 = Perendaman 24 jam dengan biourin sapi 250 ml/500 ml air, Z5 = Perendaman 24 jam dengan ekstrak bawang merah 250 ml/500 ml air. Berdasarkan hasil analisis sidik ragam menunjukkan perlakuan perendaman 24 jam dengan Root Up (Z3) merupakan perlakuan terbaik, dengan daya berkecambah 100%, panjang radikula sebanyak 57,50 mm, panjang plumula sebanyak 38,66 mm dan luas daun sebanyak 12,55 cm2. Perlakuan perendaman 24 jam dengan biourin sapi (Z4) menunjukkan daya berkecambah 100%, panjang radikula sebanyak 55,16 mm, panjang plumula sebanyak 36,00 mm dan luas daun sebanyak 11,08 cm2. Perlakuan perendaman 24 jam dengan ektrak bawang merah (Z5) menunjukkan daya berkecambah 97,22%, panjang radikula sebanyak  53,41 mm, panjang plumula sebanyak 32,66 mm mm dan luas daun sebanyak 8,89 cm2. Perlakuan perendaman 24 jam dengan ZPT auksin (Z1) menunjukkan daya berkecambah 100%, panjang radikula sebanyak 47,75 mm, panjang plumula sebanyak 29,66 mm dan luas daun sebanyak 6,66 cm2
MENGGERAKKAN PARTISIPASI MASYARAKAT MELALUI PROMOSI WISATA PANTAI PADAS DESA PADANG PULAU Dailami, Dailami; Rahmayanti, Sri; Zulia, Cik; Gustianty, Lanna Reni; Aldo, Aldo
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2025): Volume 6 No 4 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i4.48832

Abstract

Pantai Padas termasuk potensi Desa Padang Pulau Kecamatan Bandar Pulau Kabupaten Asahan. Pantai Padas merupakan objek wisata yang  merupakan bekas pertambangan batu padas. Bekas galian  padas  itu  membentuk  undakan  air  terjun  dan  jatuh  dari  ketinggian  sekitar  5  meter. Undakan air terjun bekas pecahan padas tersebut menjadi daya tarik lokasi wisata ini. Objek  wisata ini  dikelola oleh  Perorangan  dan    masyarakat  sekitar,  namun  pengelolaan  yang dilakukan masyarakat masih jauh dari profesional. Selain itu, pengelolaan wisatanya belum menerapkan konsep manajemen modern, sehingga objek wisata Pantai Padas ini belum banyak dikunjungi bahkan diketahui oleh masyarakat luas. Upaya yang perlu dilakukan untuk memperbaiki kekurangan tersebut yaitu dengan menggerakkan serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan potensi wisata di daerahnya, meningkatkan kemampuan kesadaran warga dalam mengelola destinasi wisata sekitar, serta meningkatkan akses informasi data wisata di Desa Padang Pulau dengan pemanfaatan aplikasi modern saat ini. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini meliputi peninjauan dan pemetaan lokasi dengan cara Demonstrasi Lansung. Dalam demonstrai dijelaskan secara singkat tentang penyampaian informasi wisata dengan menggunakan teknologi informasi, seperti media online serta pemahaman tentang ilmu komunikasi bisnis dalam pengelolaan wisata. Kegiatan akan dilakukan di Pantai Padas Desa Padang Pulau dengan sasaran khususnya warga sekitar objek wisata, kemudian dari mereka akan disebarkan kepada masyarakat luar objek wisata dan pengunjung. Hasil akhir yang dari kegiatan PKM ini daerah objek wisata, minimnya pemberitahuan dalam bentuk media komunikasi langsung ataupun tidak langsung. Salah satu informasi yang minim yaitu pesan layanan masyarakat seperti papan informasi di lokasi ataupun daerah menuju lokasi wisata. Sehingga daerah wisata ini tidak begitu dikenal masyarakat luar desa.
PENGAPLIKASIAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM MENINGKATKAN MUTU PROSES BELAJAR MENGAJAR (STUDI SDN 010053 SEI KAMAH II) Dailami, Dailami; Rahmayanti, Sri; Zulia, Cik; Gustianty, Lanna Reni
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 1 (2025): Volume 8 No. 1 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i1.42146

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengulas lebih dalam mengenai bagaimana pengaplikasian sistem informasi manajemen  terutama dalam proses belajar mengajar dengan siswa/siswi di SDN 010053 Sei Kamah II. Sehingga dapat memeberikan manfaat berupa memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai peran dan manfaat SIM di sekolah, dan bermanfaat  dalam memberikan kontribusi nyata terhadap upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui penerapan teknologi informasi dan sistem manajemen yang lebih baik. Banyak guru senior di sekolah SDN 010053 yang tidak memilii kemampuan bahkan tidak memahami tentang SIM sehingga menyebabkan para guru masih menggunakan cara yang lama dalam belajar di kelas dan membuat siswa menjadi cepat bosan atau jenuh. Pada penelitian ini peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif dan teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara terhadap Kepala Sekolah di sekolah tersebut, juga dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini berjumlah 1 orang, yaitu Kepala Sekolah SDN 010053 Sei Kamah II. Populasi penelitian ini adalah seluruh guru SDN 010053 Sei kamah II yang berjumlah 8 orang dan 3 tenaga pendidik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Dalam meningkatkan mutu proses belajar mengajar dinilai lemah, karena sebagian besar guru yang mengajar di sekolah SDN 010053 Sei Kamah II kurang ahli bahkan tidak bisa dalam menggunakan teknologi komputer atau laptop. 2) Dalam peningkatan mutu proses belajar mengajar di SDN 010053 Sei Kamah II dengan mengaplikasikan SIM masih belum optimal dilakukan sesuai dengan tahapan manajemen pendidikan. Hal ini terjadi karena kurangnya kesadaran guru akan pentingnya penggunaan SIM di sekolah. 3)  Pernah menerapkan SIM dengan adanya suatu website yang berhubungan tentang sekolah, tetapi sekarang ini tidak digunakan lagi dikarenakan tidak adanya kemampuan dan pengetahuan para sebagian guru tentang SIM