PESHUM
Vol. 4 No. 5: Agustus 2025

Kaedah Bahasa Dalam Menafsirkan Al-Qur’an

Fitri Nurpita (Unknown)
Alwizar, Alwizar (Unknown)
Kadar, Kadar (Unknown)



Article Info

Publish Date
02 Aug 2025

Abstract

Artikel ini membahas kaidah-kaidah kebahasaan yang menjadi dasar penting dalam menafsirkan Al-Qur’an. Mengingat Al-Qur’an diturunkan dalam bahasa Arab, maka penguasaan terhadap struktur dan kaidah kebahasaan Arab menjadi keharusan bagi seorang mufassir. Artikel ini menggunakan metode kajian Pustaka, data penelitian dikumpulkan dari berbagai sumber termasuk Al-Qur’an, buku, jurnal ilmiah, dan publikasi relevan lainnya. Dalam tulisan ini, dibahas beberapa aspek utama kebahasaan seperti penggunaan isim dhamir (kata ganti), nakirah dan ma’rifah, bentuk pengulangan kata, kaidah soal-jawab, dan jumlah syartiyah (kalimat bersyarat). Setiap kaedah dijelaskan dengan contoh ayat-ayat Al-Qur’an yang relevan dan dilengkapi dengan penjelasan fungsi serta makna kontekstualnya. Tujuan dari pembahasan ini adalah untuk menegaskan bahwa pemahaman yang benar terhadap kaedah bahasa sangat membantu dalam mengungkap pesan ilahi secara utuh dan menghindarkan dari penafsiran yang menyimpang. Dengan demikian, kaidah kebahasaan menjadi instrumen penting dalam menjaga kemurnian makna Al-Qur’an sebagai sumber utama ajaran Islam.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

PESHUM

Publisher

Subject

Humanities Education Social Sciences

Description

PESHUM: Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora diterbitkan oleh CV. ULIL ALBAB CORP. PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial, dan Humaniora menerbitkan artikel bidang: (1) Pendidikan: Pendidikan dan Pembelajaran, Pendidikan Karakter, Pendidikan Inklusi, Kurikulum Pendidikan. (2) Sosial: Ekonomi, ...