Pandemi COVID-19 memberikan tekanan besar terhadap Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia, dengan penurunan omzet hingga 70% dan gangguan distribusi yang signifikan. Namun, krisis ini juga memicu percepatan transformasi digital di sektor UMKM sebagai strategi adaptif untuk bertahan dan berkembang. Artikel ini merupakan hasil kajian literatur sistematis terhadap berbagai studi yang membahas adaptasi dan inovasi digital UMKM pascapandemi. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan e-commerce, media sosial, pembayaran digital, dan digital marketing menjadi kunci dalam mempertahankan keberlangsungan bisnis. Meski demikian, transformasi digital tidak bebas hambatan, terutama terkait literasi digital, infrastruktur, serta sumber daya manusia. Dukungan dari pemerintah, pelatihan digital, dan kolaborasi lintas sektor dinilai krusial dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan. Kesimpulan dari studi ini menegaskan bahwa digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan keharusan strategis bagi UMKM untuk mencapai daya saing yang berkelanjutan di era pascapandemi.
Copyrights © 2025