Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara iklim organisasi dan kepuasan kerja dengan motivasi kerja guru dalam implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah penggerak Kabupaten Seram Bagian Barat. Pendekatan kuantitatif deskriptif digunakan dengan teknik pengumpulan data melalui angket, observasi, dan wawancara terhadap 47 guru dari lima sekolah penggerak. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa iklim organisasi memiliki hubungan yang sangat kuat dan signifikan dengan motivasi kerja (r = 0,843; p < 0,01), sedangkan kepuasan kerja menunjukkan hubungan sedang namun signifikan (r = 0,498; p < 0,01). Analisis korelasi berganda menunjukkan bahwa kedua variabel secara simultan berpengaruh signifikan terhadap motivasi kerja (R = 0,706; p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa lingkungan kerja yang kondusif dan kepuasan terhadap pekerjaan merupakan faktor penting dalam meningkatkan motivasi guru dalam melaksanakan Kurikulum Merdeka. Implikasi praktis dari studi ini menekankan pentingnya penguatan iklim organisasi dan peningkatan kepuasan kerja sebagai strategi peningkatan mutu pendidikan. Kata kunci: iklim organisasi, kepuasan kerja, motivasi kerja, guru, Kurikulum Merdeka
Copyrights © 2025