Pendidikan seksual pada anak usia dini memegang peran penting dalam membentuk pemahaman anak mengenai tubuh, privasi, hubungan sosial, serta perlindungan dari kekerasan seksual. Namun, dalam konteks sekolah inklusi, pelaksanaannya menghadapi tantangan khusus karena keberagaman karakteristik peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi implementasi pendidikan seksual dalam konteks sekolah inklusi anak usia dini, dengan studi kasus di KB/TK Surya Marta Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi nonpartisipan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan seksual di KB/TK Surya Marta telah diterapkan secara efektif melalui metode interaktif yang sesuai dengan usia dan kebutuhan anak, termasuk anak berkebutuhan khusus. Keberhasilan implementasi didukung oleh peran aktif guru dan kolaborasi dengan orang tua. Meskipun demikian, keterbatasan sarana dan prasarana serta kurangnya guru yang linier menjadi hambatan utama. Temuan ini menggarisbawahi pentingnya pelatihan guru, dukungan kebijakan sekolah, dan keterlibatan orang tua dalam memperkuat pendidikan seksual yang inklusif. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pengembangan praktik pendidikan seksual di sekolah inklusi lainnya
Copyrights © 2025