Pengajaran bahasa Arab di Indonesia masih didominasi oleh penggunaan Grammar-Translation Method (GTM) yang fokus pada penguasaan tata bahasa dan penerjemahan teks klasik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi secara teoritis kelebihan dan kekurangan GTM serta menawarkan alternatif integratif yang lebih kontekstual. Menggunakan pendekatan Systematic Literature Review (SLR), kajian ini menganalisis literatur akademik terkini untuk menilai relevansi dan efektivitas GTM dalam konteks modern. Hasil studi menunjukkan bahwa GTM unggul dalam aspek gramatikal dan literer, namun memiliki kelemahan signifikan dalam pengembangan keterampilan komunikatif dan aplikatif. Oleh karena itu, integrasi GTM dengan pendekatan komunikatif seperti Communicative Language Teaching (CLT) dan Task-Based Language Teaching (TBLT) disarankan sebagai solusi strategis. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi perumusan kebijakan pendidikan dan praktik pedagogis yang lebih adaptif terhadap kebutuhan pembelajaran bahasa Arab kontemporer
Copyrights © 2025