Cumi-cumi (Loligo sp.) merupakan komoditas perikanan bernilai ekonomi tinggi dengan kandungan gizi yang kaya, sehingga berpotensi dikembangkan menjadi berbagai produk olahan bergizi seperti kerupuk cumi-cumi. Pengolahan kerupuk cumi-cumi melibatkan beberapa tahapan penting, di mana proses pengukusan berperan besar dalam menentukan kualitas fisik dan organoleptik produk akhir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh lama pengukusan adonan terhadap tingkat kesukaan kerupuk cumi-cumi (Loligo sp.) sehingga menghasilkan produk yang disukai oleh panelis, serta menganalisis sifat fisik dari kerupuk cumi-cumi yang disukai. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Pengolahan hasil Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Padjadjaran, dan Laboratorium Fakultas Teknologi Industri Pertanian Universitas Padjadjaran pada bulan Desember 2024 hingga Februari 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimental dengan 3 perlakuan lama pengukusan adonan yaitu 30 menit, 45 menit dan 60 menit. Parameter yang diamati yaitu karakteristik organoleptik yang dinilai oleh 20 panelis semi-terlatih yang meliputi kenampakan, aroma, rasa dan tekstur, serta sifat fisik seperti uji kekerasan dan uji daya kembang. Data yang diperoleh dari hasil pengamatan uji Hedonik dianalisis menggunakan uji Friedman dan data yang diperoleh dari uji kekerasan dianalisis secara deskriptif serta uji daya kembang dianalisis menggunakan analisis ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerupuk cumi-cumi dengan lama pengukusan 45 menit merupakan perlakuan yang paling disukai oleh panelis dengan nilai rerata kenampakan 7,9; aroma 7,4; rasa 8,0; dan tekstur 8,0. Hasil uji tekstur (hardness) perlakuan B sebesar 2.301,632 gf dan uji daya kembang sebesar 56,57%.
Copyrights © 2025