Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas program literasi sains berbasis lingkungan yang dipadukan dengan teknologi interaktif dalam meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Desain kuasi-eksperimen dengan model pretest-posttest control group digunakan pada 90 siswa kelas V dari tiga sekolah dasar, yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian mencakup tes literasi sains, kuesioner motivasi belajar, observasi kelas, dan wawancara guru. Analisis data menggunakan uji-t dan ANCOVA menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada skor posttest motivasi siswa kelompok eksperimen sebesar 35%, serta peningkatan keterampilan berpikir kritis yang terlihat dari kemampuan siswa dalam mengajukan pertanyaan ilmiah, membuat hipotesis, dan menganalisis data ekologis. Penggunaan teknologi seperti Google Earth dan iNaturalist membantu siswa mengaitkan konsep ekosistem dengan fenomena nyata, meningkatkan keterlibatan dan pemahaman konseptual mereka. Implikasi praktis dari temuan ini adalah pentingnya pengembangan bahan ajar interaktif berbasis lingkungan dan pelatihan guru dalam pemanfaatan teknologi edukatif. Kontribusi unik penelitian ini adalah penggabungan potensi lokal lingkungan, teknologi interaktif, dan pendekatan kontekstual sebagai model pembelajaran terpadu yang efektif untuk memperkuat literasi sains dan motivasi siswa.
Copyrights © 2025