Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Bahan Ajar Interaktif Lingkungan: Upaya Meningkatkan Literasi Sains, Motivasi, dan Berpikir Kritis di SD Puspaningrum, Marheni Rayung; Friani, Devi Anggi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.2390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas program literasi sains berbasis lingkungan yang dipadukan dengan teknologi interaktif dalam meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Desain kuasi-eksperimen dengan model pretest-posttest control group digunakan pada 90 siswa kelas V dari tiga sekolah dasar, yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian mencakup tes literasi sains, kuesioner motivasi belajar, observasi kelas, dan wawancara guru. Analisis data menggunakan uji-t dan ANCOVA menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada skor posttest motivasi siswa kelompok eksperimen sebesar 35%, serta peningkatan keterampilan berpikir kritis yang terlihat dari kemampuan siswa dalam mengajukan pertanyaan ilmiah, membuat hipotesis, dan menganalisis data ekologis. Penggunaan teknologi seperti Google Earth dan iNaturalist membantu siswa mengaitkan konsep ekosistem dengan fenomena nyata, meningkatkan keterlibatan dan pemahaman konseptual mereka. Implikasi praktis dari temuan ini adalah pentingnya pengembangan bahan ajar interaktif berbasis lingkungan dan pelatihan guru dalam pemanfaatan teknologi edukatif. Kontribusi unik penelitian ini adalah penggabungan potensi lokal lingkungan, teknologi interaktif, dan pendekatan kontekstual sebagai model pembelajaran terpadu yang efektif untuk memperkuat literasi sains dan motivasi siswa.
Pemanfaatan Video Animasi Interaktif dalam Pembelajaran Sains di Kelas V SD: Implikasi terhadap Pengembangan Kompetensi Guru sebagai Bagian dari Manajemen Sumber Daya Manusia Sekolah Puspaningrum, Marheni Rayung; Suparno, Suparno; Seprie, Seprie
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.3259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan video animasi interaktif dalam pembelajaran sains siswa kelas V sekolah dasar serta implikasinya terhadap pengembangan kompetensi guru. Pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi menjadi penting karena mampu menyajikan konsep sains secara visual, menarik, dan sesuai dengan karakteristik belajar siswa usia dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu dan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari 60 siswa yang terbagi dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda untuk mengukur literasi sains. Data diperoleh melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji independent sample t-test. Hasil menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan literasi sains yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, dengan N-gain kategori tinggi. Video animasi interaktif terbukti efektif dalam membantu siswa memahami konsep abstrak dan meningkatkan keterlibatan belajar. Selain itu, penggunaan media ini mendorong pergeseran peran guru dari pengajar menjadi fasilitator, yang menuntut penguatan kompetensi pedagogik dan teknologik. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi sekaligus menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya manusia pendidikan dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21.
Sosialisasi Dan Pendampingan Manajemen Sekolah Dalam Membentuk Karakteristik Peduli Kesehatan Lingkungan Siswa MI Al Hikmah Purwantini, Rina; Yuliastuti, Erlina; Puspaningrum, Marheni Rayung
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): November 2025
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v6i1.773

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan dalam pembentukan karakter bangsa yang peduli lingkungan perlu diatasi dengan serius, cara yang dapat dilakukan salah satunya adalah dengan memberikan edukasi sejak dini bagi anak-anak tentang pelestarian lingkungan khususnya di lingkup sekolah dasar. Tujuan: Tujuan kegiatan PkM ini untuk menumbuhkan karakter siswa yang peduli lingkungan sejak dini. Metode: Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode sosialisasi, pendampingan dan penguatan kapasitas dengan pendekatan yang digunakan yaitu Participatory Action Research. Hasil: Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa belum ada kebijakan lingkungan khusus yang dapat diterapkan di sekolah. Lebih lanjut, kurikulum lingkungan masih terintegrasi dengan beberapa mata pelajaran dan belum melibatkan pihak lain dalam kegiatan pelestarian lingkungan. Kesimpulan: Berdasarkan hasil evaluasi pihak sekolah, kegiatan telah berjalan melebihi yang diharapkan, maka kegiatan pengabdian seperti ini dapat dilakukan secara rutin baik di lokasi yang sama maupun di lokasi yang berbeda dengan sasaran anak-anak peserta didik sejak dini yang benar-benar membutuhkan pendidikan dan pendampingan terkait kepedulaian terhadap lingkungan hidup. 
Pengembangan Media Buku Bergambar Bahasa Indonesia Materi Menulis Puisi untuk Siswa Kelas III SD Gugus 2 Parang Magetan Puspaningrum, Marheni Rayung
Indonesian Research Journal on Education Vol. 3 No. 3 (2023): irje 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v3i3.3485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan kreativitas siswa sekolah dasar melalui pengembangan media pembelajaran buku bergambar pada materi menulis puisi. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya minat dan keterampilan siswa dalam menulis puisi yang memerlukan inovasi media pembelajaran berbasis visual dan kontekstual. Kegiatan pengembangan dilakukan melalui pendekatan pelatihan dan pendampingan guru, serta uji coba media kepada siswa kelas III sekolah dasar. Prosedur penelitian meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan media, validasi ahli, dan implementasi di sekolah mitra selama tiga bulan. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan wawancara, sedangkan instrumen yang digunakan mencakup lembar validasi, angket respon siswa dan guru, serta rubrik penilaian karya puisi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media buku bergambar dinilai sangat layak, menarik, dan efektif dalam meningkatkan motivasi serta keterampilan menulis puisi siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa media buku bergambar berpotensi menjadi alternatif pembelajaran inovatif berbasis visual yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
INTEGRATING GREEN EDUCATION INTO SCIENCE LEARNING TO FOSTER ENVIRONMENTAL AWARENESS IN ELEMENTARY SCHOOLS Devi Anggi Friani; Marheni Rayung Puspaningrum
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.8246

Abstract

This study aims to describe the integration of green education into science learning as an effort to foster environmental awareness among elementary school students. The research employed a descriptive qualitative approach involving a science teacher and fourth-grade students at Elementary School in Magetan District. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that science learning integrated with green education is characterized by contextual, experiential, and environmentally oriented learning activities. The learning process includes planning environment-based project modules, implementing active learning strategies, and conducting authentic assessments covering cognitive, affective, and psychomotor domains. The integration of green education has been shown to increase students’ environmental awareness and behaviors, such as properly disposing of waste, conserving water and energy, and participating in school greening programs. Therefore, integrating green education into science learning is an effective strategy to cultivate ecological character and support sustainable education at the elementary school level.
PEMBELAJARAN IPA BERBASIS EKSPERIMEN SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN SIKAP ILMIAH SISWA SEKOLAH DASAR (KETELITIAN, KEJUJURAN, DAN DISIPLIN) Marheni rayung Puspaningrum
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9551

Abstract

This study examines the effectiveness of experiment-based science learning in fostering scientific attitudes—accuracy, honesty, and discipline—among elementary school students. The problem addressed is the limited implementation of experimental learning in primary schools, where science instruction tends to be teacher-centered and focused mainly on concepts. The purpose of this research is to investigate how students’ scientific attitudes develop through direct participation in experimental activities. A descriptive qualitative approach using Classroom Action Research (CAR) was conducted with thirty-two fifth-grade students across two learning cycles that included planning, conducting, observing, analyzing, and reflecting on simple science experiments. Data were collected through observations, attitude rating scales, interviews, and documentation, and analyzed using an interactive qualitative analysis model. The findings reveal notable improvements in all indicators of scientific attitude, with N-Gain scores of 0.35 for accuracy, 0.34 for honesty, and 0.34 for discipline, all categorized as moderate effectiveness. Students showed increased precision in data recording, greater honesty in reporting results, and enhanced discipline in following scientific procedures. The study concludes that experiment-based science learning is effective in strengthening both scientific understanding and scientific character, making it highly relevant for primary science education.
OPTIMALISASI KINERJA GURU PADA PENDIDIKAN DASAR: STRATEGI PENGELOLAAN GURU UNTUK PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA Suparno
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01, Maret 2026 Release
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43005

Abstract

This study addresses the challenge of optimizing teacher performance to improve student learning outcomes in elementary schools. Despite the critical role of teachers in shaping student achievement, many schools face issues related to limited pedagogical competence, insufficient use of varied teaching methods, and low motivation among teachers. The study aimed to identify the factors affecting teacher performance and develop strategies for effective teacher management. A qualitative descriptive approach with a case study design was employed, involving semi-structured interviews with teachers and school principals, classroom observations, and document analysis of lesson plans, supervision reports, and student assessment results. Findings indicate that teacher pedagogical competence, implementation of interactive and contextual teaching methods, motivation, effective classroom management, and support from academic supervision and school leadership are key factors influencing teacher performance. Teachers who apply interactive strategies and utilize digital media enhance student engagement and learning outcomes, while those relying on conventional lecture methods create passive classrooms, resulting in lower motivation and achievement. The study highlights that optimizing teacher performance requires an integrated approach combining professional development, supervision, motivation, and classroom management. These findings provide practical implications for school leaders and policymakers in designing programs to improve teaching quality and student competence in elementary education.
Efektivitas Model Kooperatif Jigsaw dalam Meningkatkan Penguasaan Konsep-Konsep Dasar Sains Puspaningrum, Marheni Rayung; Wanawati, Arina
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 5 No. 04 (2025): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi November 2025
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v5i04.1950

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam meningkatkan penguasaan konsep-konsep dasar sains siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes pemahaman konsep, lembar observasi, dan angket respon siswa. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman konsep yang konsisten pada setiap siklus, ditandai dengan meningkatnya nilai posttest. Peningkatan juga terlihat pada keaktifan siswa, kualitas diskusi kelompok ahli dan kelompok asal, serta keterlaksanaan sintaks Jigsaw yang berkembang dari kategori “cukup baik” pada siklus I menjadi “sangat baik” pada siklus II. Respon siswa menunjukkan motivasi tinggi dan persepsi positif terhadap pembelajaran kooperatif. Temuan ini menegaskan bahwa model Jigsaw efektif dalam memfasilitasi konstruksi pengetahuan, meningkatkan keterlibatan siswa, dan memperkuat hasil belajar sains di sekolah dasar.
SCIENCE LEARNING TO DEVELOP CRITICAL THINKING IN ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Friani, Devi Anggi; Marheni Rayung Puspaningrum; Arina Wanawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.46888

Abstract

This study aims to analyze the implementation of science learning in developing critical thinking skills of elementary school students. The problem addressed in this research is the low level of students’ critical thinking skills caused by teacher-centered learning and lack of meaningful learning experiences. This study employed a qualitative descriptive approach with subjects consisting of fifth-grade students and teachers at an elementary school. Data were collected through observation, interviews, and documentation. The findings indicate that student-centered, contextual, and activity-based science learning significantly improves students’ critical thinking skills. This improvement is reflected in the increase of pretest and posttest scores with a moderate N-Gain category, as well as enhanced student participation in questioning, analyzing, and concluding. The use of experiments, cooperative learning, and contextual approaches based on local potential contributes to meaningful learning experiences and strengthens students’ understanding. Therefore, innovative and interactive science learning plays a crucial role in fostering critical thinking skills in elementary education.