Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Bahan Ajar Interaktif Lingkungan: Upaya Meningkatkan Literasi Sains, Motivasi, dan Berpikir Kritis di SD Puspaningrum, Marheni Rayung; Friani, Devi Anggi
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.2390

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas program literasi sains berbasis lingkungan yang dipadukan dengan teknologi interaktif dalam meningkatkan motivasi belajar dan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Desain kuasi-eksperimen dengan model pretest-posttest control group digunakan pada 90 siswa kelas V dari tiga sekolah dasar, yang dibagi ke dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian mencakup tes literasi sains, kuesioner motivasi belajar, observasi kelas, dan wawancara guru. Analisis data menggunakan uji-t dan ANCOVA menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada skor posttest motivasi siswa kelompok eksperimen sebesar 35%, serta peningkatan keterampilan berpikir kritis yang terlihat dari kemampuan siswa dalam mengajukan pertanyaan ilmiah, membuat hipotesis, dan menganalisis data ekologis. Penggunaan teknologi seperti Google Earth dan iNaturalist membantu siswa mengaitkan konsep ekosistem dengan fenomena nyata, meningkatkan keterlibatan dan pemahaman konseptual mereka. Implikasi praktis dari temuan ini adalah pentingnya pengembangan bahan ajar interaktif berbasis lingkungan dan pelatihan guru dalam pemanfaatan teknologi edukatif. Kontribusi unik penelitian ini adalah penggabungan potensi lokal lingkungan, teknologi interaktif, dan pendekatan kontekstual sebagai model pembelajaran terpadu yang efektif untuk memperkuat literasi sains dan motivasi siswa.
Pemanfaatan Video Animasi Interaktif dalam Pembelajaran Sains di Kelas V SD: Implikasi terhadap Pengembangan Kompetensi Guru sebagai Bagian dari Manajemen Sumber Daya Manusia Sekolah Puspaningrum, Marheni Rayung; Suparno, Suparno; Seprie, Seprie
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 1 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i1.3259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penggunaan video animasi interaktif dalam pembelajaran sains siswa kelas V sekolah dasar serta implikasinya terhadap pengembangan kompetensi guru. Pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi menjadi penting karena mampu menyajikan konsep sains secara visual, menarik, dan sesuai dengan karakteristik belajar siswa usia dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu dan desain Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian terdiri dari 60 siswa yang terbagi dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen yang digunakan adalah tes pilihan ganda untuk mengukur literasi sains. Data diperoleh melalui pretest dan posttest, kemudian dianalisis menggunakan uji independent sample t-test. Hasil menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami peningkatan literasi sains yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, dengan N-gain kategori tinggi. Video animasi interaktif terbukti efektif dalam membantu siswa memahami konsep abstrak dan meningkatkan keterlibatan belajar. Selain itu, penggunaan media ini mendorong pergeseran peran guru dari pengajar menjadi fasilitator, yang menuntut penguatan kompetensi pedagogik dan teknologik. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan media pembelajaran berbasis teknologi sekaligus menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya manusia pendidikan dalam menghadapi tantangan pembelajaran abad ke-21.
Sosialisasi Dan Pendampingan Manajemen Sekolah Dalam Membentuk Karakteristik Peduli Kesehatan Lingkungan Siswa MI Al Hikmah Purwantini, Rina; Yuliastuti, Erlina; Puspaningrum, Marheni Rayung
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): November 2025
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v6i1.773

Abstract

Latar Belakang: Permasalahan dalam pembentukan karakter bangsa yang peduli lingkungan perlu diatasi dengan serius, cara yang dapat dilakukan salah satunya adalah dengan memberikan edukasi sejak dini bagi anak-anak tentang pelestarian lingkungan khususnya di lingkup sekolah dasar. Tujuan: Tujuan kegiatan PkM ini untuk menumbuhkan karakter siswa yang peduli lingkungan sejak dini. Metode: Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan metode sosialisasi, pendampingan dan penguatan kapasitas dengan pendekatan yang digunakan yaitu Participatory Action Research. Hasil: Hasil kegiatan pengabdian masyarakat menunjukkan bahwa belum ada kebijakan lingkungan khusus yang dapat diterapkan di sekolah. Lebih lanjut, kurikulum lingkungan masih terintegrasi dengan beberapa mata pelajaran dan belum melibatkan pihak lain dalam kegiatan pelestarian lingkungan. Kesimpulan: Berdasarkan hasil evaluasi pihak sekolah, kegiatan telah berjalan melebihi yang diharapkan, maka kegiatan pengabdian seperti ini dapat dilakukan secara rutin baik di lokasi yang sama maupun di lokasi yang berbeda dengan sasaran anak-anak peserta didik sejak dini yang benar-benar membutuhkan pendidikan dan pendampingan terkait kepedulaian terhadap lingkungan hidup. 
Pengembangan Media Buku Bergambar Bahasa Indonesia Materi Menulis Puisi untuk Siswa Kelas III SD Gugus 2 Parang Magetan Puspaningrum, Marheni Rayung
Indonesian Research Journal on Education Vol. 3 No. 3 (2023): irje 2023
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v3i3.3485

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi dan kreativitas siswa sekolah dasar melalui pengembangan media pembelajaran buku bergambar pada materi menulis puisi. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya minat dan keterampilan siswa dalam menulis puisi yang memerlukan inovasi media pembelajaran berbasis visual dan kontekstual. Kegiatan pengembangan dilakukan melalui pendekatan pelatihan dan pendampingan guru, serta uji coba media kepada siswa kelas III sekolah dasar. Prosedur penelitian meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan media, validasi ahli, dan implementasi di sekolah mitra selama tiga bulan. Data dikumpulkan melalui observasi, angket, dan wawancara, sedangkan instrumen yang digunakan mencakup lembar validasi, angket respon siswa dan guru, serta rubrik penilaian karya puisi. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media buku bergambar dinilai sangat layak, menarik, dan efektif dalam meningkatkan motivasi serta keterampilan menulis puisi siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa media buku bergambar berpotensi menjadi alternatif pembelajaran inovatif berbasis visual yang dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar.
INTEGRATING GREEN EDUCATION INTO SCIENCE LEARNING TO FOSTER ENVIRONMENTAL AWARENESS IN ELEMENTARY SCHOOLS Devi Anggi Friani; Marheni Rayung Puspaningrum
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Order
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.8246

Abstract

This study aims to describe the integration of green education into science learning as an effort to foster environmental awareness among elementary school students. The research employed a descriptive qualitative approach involving a science teacher and fourth-grade students at Elementary School in Magetan District. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using the Miles and Huberman model, which includes data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that science learning integrated with green education is characterized by contextual, experiential, and environmentally oriented learning activities. The learning process includes planning environment-based project modules, implementing active learning strategies, and conducting authentic assessments covering cognitive, affective, and psychomotor domains. The integration of green education has been shown to increase students’ environmental awareness and behaviors, such as properly disposing of waste, conserving water and energy, and participating in school greening programs. Therefore, integrating green education into science learning is an effective strategy to cultivate ecological character and support sustainable education at the elementary school level.
PEMBELAJARAN IPA BERBASIS EKSPERIMEN SEBAGAI UPAYA PENGEMBANGAN SIKAP ILMIAH SISWA SEKOLAH DASAR (KETELITIAN, KEJUJURAN, DAN DISIPLIN) Marheni rayung Puspaningrum
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 04 (2026): Volume 11 No. 04 Desember 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i04.9551

Abstract

This study examines the effectiveness of experiment-based science learning in fostering scientific attitudes—accuracy, honesty, and discipline—among elementary school students. The problem addressed is the limited implementation of experimental learning in primary schools, where science instruction tends to be teacher-centered and focused mainly on concepts. The purpose of this research is to investigate how students’ scientific attitudes develop through direct participation in experimental activities. A descriptive qualitative approach using Classroom Action Research (CAR) was conducted with thirty-two fifth-grade students across two learning cycles that included planning, conducting, observing, analyzing, and reflecting on simple science experiments. Data were collected through observations, attitude rating scales, interviews, and documentation, and analyzed using an interactive qualitative analysis model. The findings reveal notable improvements in all indicators of scientific attitude, with N-Gain scores of 0.35 for accuracy, 0.34 for honesty, and 0.34 for discipline, all categorized as moderate effectiveness. Students showed increased precision in data recording, greater honesty in reporting results, and enhanced discipline in following scientific procedures. The study concludes that experiment-based science learning is effective in strengthening both scientific understanding and scientific character, making it highly relevant for primary science education.