Tradisi merupakan suatu kebiasaan yang dilakukan secara terus-menerus di suatu wilayah yang diteruskan secara turun-temurun menjadi milik suatu kelompok masyarakat. Tradisi parjambaran merupakan salah satu tradisi yang ada dikalangan masyarakat suku Batak Toba. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti tentang makna simbolis serta nilai yang terkandung didalam pelaksanaan tradisi parjambaran dalam prosesi pernikahan suku Batak Toba di Kota Jambi. Metode peneltian yang digunakan yaitu metode penelitian sejarah. Tradisi parjambaran berasal dari kata jambar yang memiliki arti hak ataupun penghormatan. Tradisi parjambaran berdasarkan bentuknya terbagi menjadi tiga jenis yaitu jambar juhut (hak mendapat potongan daging), jambar hata (hak berbicara), dan jambar ulaon (hak untuk berpartisipasi dalam acara). Secara keseluruhan tradisi parjambaran mencerminkan nilai-nilai keadilan yang tercermin dari bagaimana jambar tersebut dibagikan kepada berbagai pihak yang telah diatur dalam dalihan na tolu. Selain itu terdapat juga nilai demokrasi yang dapat dilihat dari bagaimana masyarakat suku Batak Toba mengedepankan perundingan dalam menyelesaikan sesuatu.
Copyrights © 2025