Rendahnya kreativitas dan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS, yang disebabkan oleh dominasi metode konvensional yang kurang melibatkan siswa secara aktif dalam proses berpikir kritis dan pemecahan masalah kontekstual menjadi Urgensi dalam penelitian ini. Diperlukan penerapan model pembelajaran yang lebih inovatif dan berpusat pada siswa seperti Project Based Learning. Sehingga Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan model pembelajaran Project Based Learning dalam meningkatkan kreativitas dan hasil belajar IPAS pada siswa kelas 5 di UPT SDN 18 Pinrang. Penelitian dilaksanakan melalui Penelitian Tindakan Kelas dengan dua siklus pembelajaran yang melibatkan 30 siswa pada semester ganjil tahun 2024. Pengumpulan data menggunakan lembar penilaian kreativitas siswa, tes hasil belajar, serta lembar observasi aktivitas siswa dan guru. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kreativitas siswa dari kategori cukup kreatif (rata-rata 67,5) pada siklus I menjadi kategori kreatif (rata-rata 82,3) pada siklus II. Peningkatan juga terjadi pada hasil belajar dengan ketuntasan klasikal 63,3% pada siklus I menjadi 86,7% pada siklus II. Aktivitas siswa mengalami peningkatan dari kategori cukup aktif menjadi sangat aktif, sementara aktivitas guru meningkat dari kategori baik menjadi sangat baik. Pembelajaran berbasis proyek terbukti mendorong siswa berpikir kritis, kolaboratif, dan kreatif dalam memecahkan masalah kontekstual yang berkaitan dengan materi IPAS. Proyek yang dikembangkan siswa melalui tahapan perencanaan, pengerjaan, dan presentasi memunculkan berbagai gagasan orisinal yang menunjukkan peningkatan kreativitas dan pemahaman konseptual.
Copyrights © 2025