Abstrak Industri kuliner skala kecil berbasis rumahan atau UMKM menjadi pilihan utama karena fleksibilitas produksi dan risiko yang lebih rendah. Namun, banyak UMKM kuliner menghadapi kendala dalam manajemen keuangan dan stok, termasuk Warung Sarapan Pagi Simp. Manunggal di Kampar Kiri. Tantangan utama yang dihadapi adalah pencatatan keuangan yang belum sistematis dan pengelolaan stok yang kurang efektif, yang menyebabkan pemborosan bahan baku dan kesulitan dalam menentukan harga jual yang kompetitif. Oleh karena itu, tim pengabdian kepada masyarakat dari Program Studi Teknologi Rekayasa Logistik menginisiasi program pelatihan dan pendampingan dalam manajemen keuangan dan stok bagi pemilik usaha. Pelatihan ini mencakup pencatatan keuangan sederhana, analisis keuangan, perencanaan anggaran, serta strategi pengendalian biaya, sementara pendampingan manajemen stok berfokus pada pencatatan persediaan, serta perencanaan kebutuhan bahan baku. Pelatihan dan pedampingan pencatatan keuangan dan stok dilakukan menggunakan aplikasi SIAPIK (Sistem Informasi Aplikasi Pencatatan Informasi Keuangan). Program Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional, profitabilitas, dan keberlanjutan usaha. Diharapkan, model pendampingan ini dapat diterapkan oleh UMKM kuliner lainnya guna meningkatkan daya saing dan ketahanan bisnis mereka.
Copyrights © 2025