Persaingan di era digital menuntut UMKM jajanan kekinian mengadopsi strategi pemasaran digital yang inovatif. Penelitian deskriptif kualitatif ini mengamati lima UMKM di Kota Serang melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk menganalisis penggunaan media sosial dan tantangan pemasaran digital. Hasil menunjukkan sebagian besar UMKM menggunakan Instagram dan WhatsApp Business, namun belum maksimal memanfaatkan platform lain seperti TikTok dan e-commerce karena keterbatasan pemahaman dan SDM. Kesimpulannya, strategi pemasaran berbasis observasi lapangan efektif jika didukung pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kapasitas digital UMKM.
Copyrights © 2025