Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan strategi guru dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa di SD Negeri 2 Sumita. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek penelitian sebanyak lima orang yang terdiri dari guru dan kepala sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam dan dianalisis menggunakan model analisis data Miles & Huberman, yang mencakup tiga tahapan: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi literasi singkat 5–10 menit sebelum pembelajaran, strategi Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC), Accelerated Reading, SQ3R, serta metode membaca nyaring, Bottom-Up, dan Top-Down merupakan pendekatan yang diterapkan oleh guru secara terencana dan disesuaikan dengan karakteristik siswa. CIRC menjadi strategi yang paling dominan karena dianggap mampu meningkatkan pemahaman bacaan dan keterampilan sosial siswa melalui kerja kelompok. Selain itu, peran aktif kepala sekolah dan pemanfaatan fasilitas sekolah seperti perpustakaan dan media digital turut mendukung keberhasilan implementasi strategi pembelajaran membaca. Temuan ini memperlihatkan bahwa strategi yang dipilih dan diterapkan secara tepat mampu meningkatkan kemampuan membaca siswa secara bertahap dan berkelanjutan.
Copyrights © 2025