Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji kontribusi guru mata pelajaran dalam mendukung efektivitas program Bimbingan dan Konseling (BK) di Sekolah Menengah Atas (SMA), khususnya dalam konteks keterbatasan jumlah guru BK di sekolah. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur (library research), dengan menganalisis 20 artikel ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan pendidikan yang relevan selama kurun waktu 2018–2024. Hasil telaah menunjukkan bahwa keterlibatan aktif guru mata pelajaran dalam pengenalan layanan BK, pengamatan perubahan perilaku siswa, dan pemberian akses terhadap ruang konseling memiliki dampak positif terhadap penerimaan dan efektivitas layanan BK di sekolah. Selain itu, kolaborasi antara guru mata pelajaran dan guru BK dapat membantu mengatasi stigma negatif terhadap konseling serta memperkuat dukungan psikososial siswa. Penelitian ini merekomendasikan integrasi materi konseling dasar dalam pelatihan profesi guru sebagai langkah strategis memperkuat sinergi antarpendidik. Temuan ini berkontribusi pada upaya memperkuat model kolaboratif dalam layanan bimbingan dan konseling berbasis sekolah secara holistik.
Copyrights © 2025