Penelitian ini bertujuan 1) Untuk menggambarkan etika berbicara peserta didik 2) Untuk menganalisis faktor penyebab terjadinya krisis etika berbicara peserta didik, dan 3) mengeksplorasi upaya mengatasi problematika. Jenis penelitian ini kualitatif dengan pendekatan paedagogik dan sosiologis. Sumber data meliputi data primer yang didapatkan dari hasil wawancara kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan serta peserta didik. Data sekunder meliputi buku, jurnal yang berkaitan fokus penelitian. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Uji keabsahan data melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa etika berbicara peserta didik terhadap peserta didik lain tergolong buruk disebabkan seringnya menggunakan kosa kata kasar dan cenderung merendahkan. Sementara etika berbicara peserta didik kepada guru/tenaga kependidikan juga tergolong kurang baik karena masih terdapatnya peserta didik yang memberi jawaban dalam keadaan berjalan, serta penekanan nada suara keras saat berbicara. Faktor penyebab terjadinya krisis etika berbicara peserta didik diantaranya; kurangnya pengawasan/keteladanan dari orang tua dan lingkungan sosial, pengaruh media sosial, tidak adanya tata tertib dan fanishmen yang menimbulkan efek jera. Upaya yang dilakukan dalam mengatasinya yakni kerjasama pihak madrasah dengan orang tua, pemberian teladan baik dalam berbicara, pemberlakuan peraturan yang ketat, serta pemberian efek jera bagi yang melanggar.
Copyrights © 2025