Studi menunjukkan bahwa siswa di Thailand mengalami tekanan psikologis.Siswa yang belajar di kelas 10, 11, dan 12 telah mengalami depresi, gangguan kecemasan, dan fobia spesifik. Durasi waktu di sekolah dan padatnya kegiatan menjadi pemicu terjadinya gangguan kesehatan mental pada siswa. Namun, tidak diimbangi dengan kemampuan literasi yang baik. Tujuan kegiatan ini adalah penguatan literasi kesehatan mental siswa di Witthayapanya Mathayom School. Metode kegiatan adalah edukasi Kesehatan yang dilakukan pada 22 siswa kelas 12. Evaluasi kegiatan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Hasil kuantitatif menunjukkan tidak adanya perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah diberikan intervensi, namun hasil kualitatif menunjukkan kesadaran siswa menjadi lebih baik mengenai Kesehatan mental. Diperlukan Upaya berkelanjutan dengan metode yang sesuai karakteristik siswa di era ini.
Copyrights © 2025