Ketidaksesuaian antara data persediaan dalam sistem dengan stok aktual di gudang dapat menghambat operasional dan meningkatkan biaya pada perusahaan manufaktur. Penelitian ini dilakukan di PT XYZ, untuk menganalisis faktor penyebab ketidaksesuaian dalam stock opname dan mengusulkan perbaikan guna meningkatkan akurasi pencatatan persediaan. Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor penyebab terjadinya ketidaksesuaian stok dan mengusulkan perbaikan untuk meningkatkan akurasi pencatatan. Metode yang digunakan adalah DMAI (Define, Measure, Analyze, Improve) yang dikombinasikan dengan pendekatan Kaizen untuk perbaikan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketidaksesuaian stok disebabkan oleh pencatatan yang tidak akurat, ketidaksesuaian data sistem dengan kondisi fisik, serta kesulitan dalam pelacakan barang. Faktor utama yang berkontribusi meliputi kurangnya disiplin dalam prosedur pencatatan, lingkungan gudang yang kurang optimal, serta tidak adanya sistem penyimpanan yang terstruktur. Untuk mengatasi permasalahan ini, diterapkan prinsip 5S (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) guna meningkatkan efisiensi dan akurasi pencatatan stok. Implementasi usulan perbaikan ini diharapkan dapat mengurangi selisih antara stok sistem dan stok aktual, serta meningkatkan efisiensi operasional perusahaan.
Copyrights © 2024