Jurnal Farmasi
Vol 14, No 1 (2025)

ANALISIS GAMBARAN TERAPI DAN INTERAKSI OBAT PADA PASIEN MIXED ANXIETY AND DEPRESSIVE DISORDER DI RUMAH SAKIT ISLAM ARAFAH KOTA JAMBI TAHUN 2021-2023

Andriani, Medi (Unknown)
Sanuddin, Mukhlis (Unknown)
Umairoh, Sarah (Unknown)



Article Info

Publish Date
07 Aug 2025

Abstract

Mixed Anxiety and Depressive Disorder (MADD) adalah kondisi individu yang mengalami gejala kecemasan dan depresi secara bersamaan, namun tidak memenuhi semua kriteria diagnostik untuk gangguan ansietas dan gangguan depresi. Saat gejala ansietas dan depresi muncul bersamaan akan menyebabkan penurunan fungsi yang signifikan terhadap penderita. Pada tahun 2015, diperkirakan lebih dari 300 juta orang di seluruh dunia menderita depresi dan ansietas. Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia prevalensi depresi di Provinsi Jambi adalah 1,8%. Selama pandemi COVID-19 didapatkan prevalensi ansietas sebanyak 32,2%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gambaran terapi dan potensi interaksi obat pada pasien MADD di Rumah Sakit Islam Arafah Kota Jambi. Sampel penelitian merupakan pasien yang didiagnosa MADD pada tahun 2021-2023 berjumlah 153 pasien. Pengambilan data pada penelitian menggunakan metode retrospektif yaitu penelusuran data sekunder rekam medis. Hasil Penelitian menunjukan bahwa resep racikan banyak diresepkan pada tahun 2021-2023 yaitu berturut-turut sebanyak 52%, 52% dan 50%. Golongan obat yang diresepkan pada penderita MADD pada tahun 2021-2023 berupa antidepresan dan benzodiazepine. Golongan obat pada pasien yang memiliki penyakit penyerta paling banyak diresepkan adalah antipsikotik berturut-turut sebanyak 16%, 17% dan 18% dan golongan antihipertensi sebanyak 3% pada tahun 2021-2023. Obat yang paling banyak diresepkan pada tahun 2021-2023 adalah sertraline sebanyak 14%, 14%, 11% dan alprazolam sebanyak 13%,13% dan 15%. Dosis sertraline yang diresepkan yaitu 50 mg dan alprazolam 0,25 mg, 0,5 mg dan 1 mg. Frekuensi sertraline yang diresepkan yaitu 1x perhari dan 2x perhari.  Frekuensi alprazolam yang diresepkan yaitu 1x perhari dan 2x perhari. Kasus interaksi obat paling banyak yaitu pada tingkat moderat (aripiprazole-sertraline) sebanyak 7% dan 8% pada tahun 2021 dan 2022, sementara pada tahun 2023 sebanyak 9% (alprazolam-aripiprazole).

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jf

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

JURNAL FARMASI (Journal Of Pharmacy) adalah jurnal ilmiah resmi yang dikeluarkan oleh Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional dengan nomor p-ISSN 2302-7436 e-ISSN 2656-8950. JURNAL FARMASI (Journal Of Pharmacy) berisikan jurnal-jurnal ilmiah dalam semua aspek ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang ...