Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tantangan dan solusi dalam penggunaan media pembelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) di kelas V di SD Negeri 17 Pekanbaru. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif . Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen terhadap satu guru, kepala sekolah dan tiga siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Hasil penelitian menunjukkan bahwa tantangan utama dalam penggunaan media pembelajaran IPAS: (1) keterbatasan pemahaman guru terhadap fungsi dan pemilihan media , (2) kurangnya sarana pendukung, (3) kendala jaringan internet, serta (4) kurang optimalnya teknik interaktif. Sebagai solusi nya yaitu (1) guru berinisiatif membuat media sendiri sesuai karakteristik siswa, (2) memanfaatkan media berbasis teknologi secara bertahap, (3) menggunakan media offline saat jaringan bermasalah, serta (4) merancang teknik interaktif yang mampu meningkatkan minat dan pemahaman siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa kreativitas guru dan dukungan sekolah sangat berperan dalam optimalisasi media pembelajaran IPAS. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan profesionalisme guru, peningkatan dukungan saranan pembelajaran dari sekolah, serta perlunya pelatihan berkelanjutan dalam penggunaan media yang tepat dan efektif sesuai karakteristik siswa dan kondisi pembelajaran dilapangan
Copyrights © 2025