Latar belakang penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya menciptakan konsep bangunan yang tidak hanya nyaman bagi penghuninya, tetapi juga ramah lingkungan, efisien energi, serta mendukung ekosistem lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep arsitektur bioklimatik dalam perencanaan Musholla Al Ikhlas Kemenag Arso Dua Keerom, dengan fokus utama pada aspek kenyamanan termal dan efisiensi energi. Dalam perencanaan musholla ini, penerapan prinsip-prinsip arsitektur bioklimatik yang memperhatikan faktor-faktor seperti tata letak dan orientasi bangunan, pemilihan material, pengkondisian suhu melalui desain bangunan, serta penataan ruang luar, diharapkan dapat memberikan solusi yang efektif untuk menciptakan ruang ibadah yang nyaman sekaligus meminimalisir dampak negatif terhadap lingkungan. Hasil perancangan ini menunjukkan bahwa penerapan prinsip-prinsip bioklimatik yang tepat dapat menciptakan lingkungan ibadah yang optimal secara termal, mengurangi ketergantungan pada energi buatan, serta memaksimalkan pemanfaatan sumber daya alam secara efisien. Ide penerapan desain bioklimatik pada perancangan tempat ibadah ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan arsitektur ramah lingkungan di Indonesia, khususnya dalam perencanaan ruang ibadah yang berkelanjutan.
Copyrights © 2025