Implementasi Kurikulum Merdeka terdiri atas dua tahapan utama, yakni perencanaan danpelaksanaan. Mata pelajaran bahasa Indonesia merupakan mata pelajaran yang wajib untukdipelajari di setiap kelas. Keterkaitan bahasa Indonesia dengan pelajaran lain digunakan untukmenata kebahasaan dan penambahan kosa kata. Tujuan dari penelitian ini, yaitu mendeskripsikanperencanaan dan pelaksanaan serta menemukan kendala implementasi Kurikulum Merdeka padapembelajaran bahasa Indonesia untuk kelas XII di SMA Negeri 3 Magelang. Penelitian inimenggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik pengumpulan datadilakukan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Keabsahan data diujimenggunakan triangulasi metode dan triangulasi sumber. Analisis data mengacu pada modelMiles dan Huberman yang mencakup tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikankesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses perencanaan dan pelaksanaanimplementasi Kurikulum Merdeka berada pada tahap transisi dari tahap berkembang menujutahap mahir. Adapun kendala yang dihadapi, meliputi pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasiyang belum optimal, kompleksitas materi ajar bahasa Indonesia kelas XII, waktu terbataspenyusunan rencana pembelajaran, variasi dalam penyusunan rubrik penilaian, sertaketersediaan buku ajar masih kurang beragam. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahanevaluasi dan acuan dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan Kurikulum Merdeka, khususnyadalam pembelajaran bahasa Indonesia, guna menunjang mutu pendidikan di tingkat satuanpendidikan menengah atas.Kata kunci: implementasi, Kurikulum Merdeka, Bahasa Indonesia.
Copyrights © 2025