Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Penggunaan Media Diorama terhadap Perkembangan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Hasanah, Arkas; Muryanti, Elise
Aulad : Journal on Early Childhood Vol 2 No 2 (2019): August, 2019
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.522 KB) | DOI: 10.31004/aulad.v2i2.29

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa pengaruh dari penggunaan media diorama terhadap perkembangan kemampuan motorik halus anak di TK Jannatul Ma?wa Padang. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang berbentuk quasy eksperimen. Dengan jumlah populasi anak TK Jannatul Ma?wa Padang sebanyak 20 orang. Kelas B1 dijadikan sebagai sampel kelas eksperimen, kelas B2 dijadikan sebagai kelas kontrol, masing-masing kelas berjumlah 10 orang anak. Tes dijadikan sebagai teknik pengumpulan data, data yang didapat kemudian diolah menggunakan uji ?t untuk melihat perbandingan. Dari hasil penelitian yang didapat menunjukkan rata-rata dari nilai kelas eksperimen adalah 60,25, sedangkan rata-rata nilai kelas kontrol adalah 53,75. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media diorama berpengaruh dalam perkembangan kemampuan motorik halus anak
PENGARUH PERMAINAN DORE TERHADAP KEMAMPUAN BERBICARA ANAK DI TAMAN KANAK-KANAK DHARMA WANITA UNIVERSITAS NEGERI PADANG Gusmeta, Gusmeta; Muryanti, Elise; Hartati, Sri
Jurnal Ilmiah Pesona PAUD Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.975 KB) | DOI: 10.24036/4652

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh Permainan Dore terhadap kemampuan berbicara anak di Taman Kanak-Kanak  Dharma Wanita Universitas Negeri Padang. Jenis penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan jenis eksperimen atau penelitian quasy experimental (eksperimen semu) dengan menggunakan Permainan Dore. Berdasarkan hasil analisis data, diperoleh nilai rata-rata hasil kemampuan berbicara anak di kelas eksperimen yang menggunakan Permainan Dore lebih tinggi (86,2)  dibandingkan kelas kontrol yang menggunakan Permainan Kotak Pos (66,4). Berdasarkan perhitungan t-test diperoleh bahwa t hitung lebih besar dari t tabel menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan berbicara anak. Dengan demikian disimpulkan bahwa dengan menggunakan Permainan Dore sangat berpengaruh terhadap kemampuan berbicara anak di Taman Kanak-kanak Dharma Wanita Universitas Negeri Padang. 
Mendongeng dengan Power Point dalam Mengembangkan Kecerdasan Verbal Linguistic Anak Usia Dini Rozalina, Fifi Alenda; Muryanti, Elise
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (341.964 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v4i2.583

Abstract

Permasalahan yang terjadi saat ini kecerdasan verbal linguistic anak belum berkembang dengan baik. Hal ini dipengaruhi oleh metode pembelajaran yang diterapkan belum optimal, ada sebagian anak yang belum terampil dalam berbicara seperti mengulangi kalimat sederhana dan kurang keberanian anak dalam berpendapat. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana kecerdasan verbal linguistic anak melalui mendongeng dengan bantuan power point. Metode penelitian kualitatif deskriptif dengan kajian studi literatur, teknik pengumpulan data dengan menelaah sumber primer berupa buku referensi dan jurnal yang relevan dengan masalah. Analisis dilakukan dengan menghubungkan permasalahan dengan konsep dan teori yang relevan. Hasil temuan dari beberapa referensi menunjukkan mendongeng berpengaruh positif dalam mengembangkan kecerdasan verbal linguistic anak dan memberikan kesempatan kepada anak untuk aktif dalam melakukan kegiatan mengenal dan memahami kosakata baru, memahami alur sebuah cerita, mengolah kata-kata menjadi bermakna, dan terampil dalam berbicara. Bentuk kegiatan yang dilakukan pada mendongeng ini berupa aktivitas yang pernah dilihat, dekat dengan dunia anak dan berbasis teknologi
Games Edukasi Bahasa Inggris untuk Pengembangan Kosakata Bahasa Inggris pada Anak Usia Dini Firdaus, Muthiara; Muryanti , Elise
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (377.373 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v4i2.588

Abstract

Zaman modern sekarang ini, kemampuan berbahasa Inggris mesti dimiliki oleh setiap orang. Oleh karenanya, bahasa Inggris mesti diperkenalkan sejak usia dini. salah satunya yang bisa dilakukan guna mengembangkan kosakata bahasa Inggris pada anak usia dini adalah melalui games edukasi bahasa Inggris. Games edukasi bahasa Inggris yang diciptakan untuk mengembangkan kosakata bahasa Inggris pada anak mesti memperhatikan kekhasan, perkembangan bahasa, dan teori pemerolehan bahasa anak usia dini. Metode penelitian ini ialah metode kualitatif studi literatur. Sumber data penelitian mengunakan artikel ilmiah, buku, dan sumber ilmiah lainnya. Teknik pengumpulan data mengunakan editing, mengelompokkan data-data atau sumber yang telah didapatkan sesuai dengan hal yang dibahas dalam membuat studi literatur, kemudian barulah ditemukan hasil penelitian berupa analisa terhadap masalah atau fenomena yang dibahas. Analis data menggunakan analisis konten.
Video Game Series Dalam pengucapan Bahasa Inggris Anak Usia Dini Nadila Sri Putri; Elise Muryanti
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 4 No. 3 (2020): December 2020
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.037 KB) | DOI: 10.31004/jptam.v4i3.805

Abstract

Di era globalisasi ini bahasa inggris sangat diperlukan dalam berkomunikasi pada anak generasi Z saat ini. Namun, permasalahannya saat ini kemampuan pengucapan berbahasa Inggris pada anak usia dini masih relatif rendah. Hal ini terjadi karena kurangnya pengetahuan guru atau orang tua dalam mengenalkan dan mengucapkan bahasa inggris pada anak dengan baik dan melalui media yang menarik dan menyenangkan. Di zaman yang serba canggih ini, ada banyak sekali media menarik yang dapat digunakan untuk mengenalkan tentang pengucapan dalam berbahasa inggris pada anak, misalnya seperti melalui penggunaan Video Game Series. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, karena dalam penelitian ini berisi kajian pustaka dari hasil penelitian sebelumnya yang bersumber dari artikel, jurnal, buku, serta tinjauan literatur lainnya yang bisa di dapat melalui akses Internet. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lebih dalam beberapa tinjauan literatur yang berhubungan dengan Video Game Series dalam pengucapan bahasa inggris pada anak usia dini. Setelah di kaji lebih dalam dari beberapa kajian pustaka sebelumnya, maka hasil dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Video Game Series dapat meningkatkan perkembangan kemampuan pengucapan berbahasa inggris pada anak usia dini.
Peran Guru dalam Mengembangkan Kreativitas Pembelajaran Pada Era New Normal Di Taman Kanak-Kanak (TK) Al-Bayan Jorong Tabubaraie Nagari Paninjauan Karima, Nayla; Muryanti, Elise
Jurnal Golden Age Vol 5, No 2 (2021): Jurnal Golden Age
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/goldenage.v5i2.3955

Abstract

Peran Guru dalam Mengembangkan Kreativitas Pembelajaran Pada Era New Normal
Bercerita sebagai Pendekatan Humanistik dalam Stimulasi Bahasa Anak elise muryanti
E-Tech : Jurnal Ilmiah Teknologi Pendidikan Vol 8, No 1 (2020): E-Tech
Publisher : Kurikulum Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.836 KB) | DOI: 10.24036/et.v8i1.107353

Abstract

This article discusses the implementation of Story Telling method as humanistic learning in Finland Kindergartens. Language is one aspect of development that is stimulated early on. Humanistic learning is learning that optimizes the potential of children as humans. In storytelling activities, children fulfill their basic needs in self-actualization. In the learning activities seen children in Finland are actively involved in story telling and the teacher facilitates learning in accordance with the interests and children’s need.
DUKUNGAN ORANG TUA DALAM PENGEMBANGAN LITERASI ANAK DI RUMAH PADA MASA NEW NORMAL Prita Ridha Insani; Elise Muryanti
Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2021): GENERASI EMAS: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ge:jpiaud.2021.vol4(2).7533

Abstract

This research is motivated by the importance of developing literacy at an early age. In this New Normal era, parents play an important role in educating children from home, including in the development of children's literacy. The purpose of this study is to find out parental support is in developing children's literacy from home during the New Normal period in Raudhatul Iman Kindergarten, Kampung Jua Village, Padang City. This research was conducted by using the quantitative descriptive method. Sampling used a total sampling technique, namely 31 parents at Raudhatul Iman Kindergarten in the 2020/2021 academic year. The instrument used is a questionnaire distributed online. Meanwhile, for data analysis using percentage classification. The findings of this study reveal that parental support in (1) in the development of children's literacy in the new normal period is in Good criteria, (2) children's literacy development at home during the new normal from the aspect of vocabulary skills is in Good Criteria, and (3) the development of children's literacy at home during the new normal period from the aspect of Skill Motivation is in the Good Criteria.
PERAN GURU DALAM PENGENALAN LITERASI DIGITAL PADA ANAK USIA DINI PADA MASA COVID-19 DI TK SE-KECAMATAN PAUH DUO Agung Prayoga; Elise MUryanti
Generasi Emas: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol. 4 No. 2 (2021): GENERASI EMAS: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini
Publisher : UIR PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25299/ge:jpiaud.2021.vol4(2).7538

Abstract

This study was conducted to see the extent to which the role of teachers in the introduction of early childhood digital literacy during the COVID-19 pandemic in kindergartens throughout Pauh Duo District, South Solok Regency. This study resulted that the overall average role of teachers in the introduction of digital literacy in early childhood during the Covid-19 pandemic in kindergartens in the Pauh Duo District, Solok - South Regency showed a figure of 57.42% in the less category with a score of <62 .5%, that is, it can be said that the role of teachers in the introduction of digital literacy in early childhood is in the less category, and it is necessary to increase the digital literacy competence of teachers in kindergartens in Pauh Duo Sub-district, Solok Regency - South.
Studi Perbandingan Sistem Pendidikan Dasar di Indonesia dan Finlandia Elise Muryanti; Yuli Herman
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 3 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i3.1696

Abstract

Indonesia berupaya memajukan pendidikan melalui program merdeka belajar yang memberikan kebebasan bagi guru dalam berinovasi, kreatif, dan belajar mandiri dalam melakukan penyelenggaraan pendidikan. Konsep merdeka belajar mengadopsi sistem pendidikan dari negara Finlandia yaitu memberikan kebebasan guru untuk berinovasi, mandiri, aktif, kreatif, dan inovatif dalam aktivitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan studi deskriptif komparatif yaitu membandingkan sistem pendidikan dasar di Indonesia dan Finlandia. Sumber data adalah data primer yang diperoleh melalui observasi pada anak kelas awal berusia 7-8 tahun. Sedangkan data sekunder menggunakan kajian literatur dan analisis video pelaksanaan kegiatan sistem pendidikan dari dua negara. Kemudian data dianalisis menggunakan metode deskriptif analisis. Berdasarkan hasil yang diperoleh Finlandia memiliki dukungan yang luar biasa dari pemerintah berupa adanya penyediaan fasilitas sekolah, kualifikasi guru, kesetaraan dan pemerataan pendidikan dibandingkan Indonesia. Disisi lain Indonesia dan Finlandia memiliki keunikan sistem pendidikan masing-masing dan telah menerapkan sistem pendidikan yang terbaik sesuai dengan kondisi dan kemampuan masing-masing negara.