Pada akhir tahun 2024 Organized Crime and Corruption Reporting (OCCRP) yang merupakan organisasi jurnalisme investigasi Internasional merilis daftar nama pemimpin dunia yang masuk dalam finalis tokoh terkorup dunia. Dalam daftar nama finalis person of the year 2024 untuk kategori kejahatan organisasi dan korupsi tersebut nama mantan Presiden RI ketujuh terdapat [i]didalamnya. hal ini menghasilkan produksi wacana dari berbagai pihak sebagai usaha mendukung maupun menolak rilis OCCRP Tersebut. Ditengah polemik ini, Media online Tempo.co membuat editorial berjudul “Jokowi dalam liga korupsi dunia”.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis wacana yang diproduksi oleh tempo.co dalam teks editorial berjudul “Jokowi dalam liga korupsi dunia” secara kritis sebagai sebuah praktik social. Peneltian ini menggunakan metode kulitatif dengan pendekatan analisis wacana kritis model Norman Fairclogh, hasil penelitian menunjukkan bahwa Deskripsi: Judul berita mencerminkan Jokowi adalah tokoh korup tingkat dunia. Interpretasi: Jokowi dan para pendukungya berusaha untuk menolak hasil rilis OCCRP ini. Eksplanasi: wacana ini mereproduksi sebuah bentuk perlawanan terhadap korupsi dan dominasi politik yang melenceng dari demokrasi. Kesimpulan dari penelitian adalah ada usaha dalam produksi wacana dalam editorial tempo.co untuk mengingatkan pembaca bahwa korupsi dan pelanggran terhadap demokrasi adalah sebuah hal yang buruk dan memalukan.
Copyrights © 2025