Penelitian ini melihat perkembangan serta perbedaan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas VIII SMP Negeri 25 Padang selama menjalani pembelajaran berbasis STEM dan pembelajaran konvensional. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan quasi experiment dengan menggunakan desain penelitian non-equivalent posttest only control group design. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas VIII tahun pelajaran 2025/2026, dengan sampel yang dipilih dengan simple random sampling. Penelitian ini menggunakan kuis dan tes akhir kemampuan berpikir kreatif matematis sebagai instrumen. Teknik analisis data yang digunakan adalah statistika deskriptif dan uji-t. Analisis data kuis menunjukkan adanya peningkatan kemampuan berpikir kreatif matematis siswa kelas eksperimen yang terlibat dalam pembelajaran berbasis STEM. Uji hipotesis tes menunjukkan adanya dampak pembelajaran berbasis STEM terhadap kemampuan berpikir kreatif matematis siswa.
Copyrights © 2025