Mindfulness telah berkembang menjadi salah satu pendekatan intervensi yang penting dalam psikologi klinis, terutama dalam upaya meningkatkan kemampuan regulasi emosi individu. Kajian literatur ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana mindfulness bekerja sebagai strategi regulasi emosi berdasarkan sepuluh studi dari jurnal terakreditasi SINTA 1–4 yang terbit antara tahun 2018 hingga 2025. Hasil telaah menunjukkan bahwa sebagian besar studi mendukung efektivitas mindfulness dalam meningkatkan kesadaran emosional, menurunkan kecemasan, dan mendorong penggunaan strategi adaptif seperti reappraisal. Selain itu, mindfulness juga terbukti berperan dalam menurunkan agresivitas remaja, memperkuat ketahanan emosional, serta meningkatkan fungsi eksekutif kognitif. Namun, beberapa studi menunjukkan hasil yang tidak signifikan secara statistik, mengindikasikan bahwa efektivitas mindfulness bergantung pada durasi latihan, konteks sosial, dan karakteristik individu. Kajian ini juga menyoroti tantangan metodologis dan konseptual dalam memahami dimensi mindfulness, serta pentingnya pendekatan integratif dalam implementasinya. Temuan ini menguatkan bahwa mindfulness bukan hanya praktik kontemplatif, tetapi pendekatan terapeutik yang memiliki landasan teoretis, neuropsikologis, dan aplikatif dalam intervensi klinis. Diharapkan kajian ini dapat menjadi rujukan bagi praktisi, peneliti, dan mahasiswa psikologi dalam memahami penerapan mindfulness sebagai strategi regulasi emosi secara lebih komprehensif.
Copyrights © 2025