Pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis agama memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan perilaku hidup sehat santri. Namun, tantangan seperti pola makan tidak seimbang, kurangnya aktivitas fisik, dan ketergantungan pada bahan pangan luar masih sering ditemui. Artikel ini membahas program pengabdian masyarakat yang dilaksanakan di Pesantren Taqwa Center, Bogor, dengan fokus pada edukasi kesehatan dan kemandirian pangan. Metode yang digunakan meliputi pelatihan, pendampingan, dan implementasi budidaya hidroponik serta ternak ayam dan ikan. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman santri tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta kemampuan dalam memantau kesehatan mandiri. Selain itu, program kemandirian pangan berhasil mengurangi ketergantungan pesantren pada pasokan luar. Artikel ini juga menyoroti faktor pendukung dan penghambat serta memberikan rekomendasi untuk keberlanjutan program. Kolaborasi multipihak dan integrasi kurikulum kesehatan menjadi kunci keberhasilan program ini
Copyrights © 2025