Model kolaborasi pengabdian masyarakat berbasis edupreneurship lintas negara antara Indonesia dan Malaysia dikembangkan melalui pendekatan shared value framework guna memperkuat pemberdayaan komunitas kampus di bidang pendidikan seni dan industri kreatif. Urgensi sinergi antara dunia akademik dan kewirausahaan sosial menjadi dasar dalam merespons tantangan ekonomi kreatif global. Proses pengembangan menggunakan pendekatan ADDIE yang dibatasi pada tahap desain, dengan analisis yang melibatkan kajian pustaka, diskusi kelompok terfokus, serta survei kebutuhan mitra dari kedua negara. Hasil analisis menunjukkan peluang besar dalam pelaksanaan proyek lintas negara yang melibatkan dosen dan mahasiswa melalui praktik seni terapan dan inovasi budaya. Rancangan model mencakup integrasi praktik seni, produksi kreatif, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat kampus dengan orientasi pada dampak sosial. Struktur peran, alur kegiatan, dan indikator keberhasilan nilai bersama dirumuskan dari tiga aspek: sosial, ekonomi, dan akademik. Kolaborasi lintas negara diposisikan sebagai alternatif strategis untuk mengintegrasikan tridharma perguruan tinggi dengan inovasi edupreneurial, sekaligus membangun ekosistem seni yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.
Copyrights © 2025