Penelitian sejarah ini bertujuan untuk memaparkan ancaman yang menimpa penduduk Pamanoekan & Tjiasemlanden (P&T) selama kepemilikan Peter William Hofland sejak 1848-1872. Dengan penerapan metode historis, penelitian ini menghasilkan temuan bahwa penduduk P&T harus menghadapi serangkaian gangguan yang sering kali menimbulkan korban jiwa, berupa serangan anjing rabies, harimau, dan virus cacar serta kolera yang terjadi selama periode tersebut. Mengetahui itu, Tuan Hofland mengadakan sayembara perburuan harimau dan menambah tenaga ahli di bidang medis di P&T. Penelitian ini memiliki arti penting sebagai historiografi alternatif untuk mengisi kekosongan narasi dalam sejarah P&T masa Hofland dengan menghadirkan perspektif masyarakat kebanyakan.
Copyrights © 2025