Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh rasio air terhadap bahan pengikat terhadap waktu pengikatan dan kuat tekan pasta geopolimer berbasis abu terbang tipe F dari PLTU Mpanau, Palu, dengan penambahan kapur padam (Ca(OH)₂) sebesar 10% dari berat bahan dasar. Aktivator yang digunakan terdiri dari sodium silikat dan sodium hidroksida, serta air murni tanpa kandungan mineral. Variasi dosis Na₂O yang digunakan adalah 6%, 8%, dan 10%, dengan rasio air terhadap bahan pengikat bervariasi dari 0,24 hingga 0,42. Benda uji berbentuk silinder berdiameter 2,5 cm dan tinggi 5 cm, dengan pengujian kuat tekan dilakukan pada umur 3, 7, 14, dan 28 hari. Hasil menunjukkan bahwa setiap dosis Na₂O memiliki rentang rasio air terhadap bahan pengikat tertentu yang menghasilkan waktu pengikatan ideal. Dosis Na₂O 10% menunjukkan rasio optimal antara 0,26 – 0,34, sedangkan pada dosis 8% optimum terjadi pada rasio 0,42, dan pada dosis 6% berada pada kisaran 0,38 – 0,40. Kuat tekan tertinggi sebesar 22,68 MPa diperoleh pada dosis Na₂O 10% dengan rasio air terhadap bahan pengikat sebesar 0,28 pada umur 28 hari.
Copyrights © 2025