Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk stimulasi yang dilakukan oleh orang tua dalam mendukung perkembangan bahasa anak usia 5–6 tahun, serta menganalisis kontribusinya terhadap aspek ekspresif, reseptif, dan pragmatik-sosial. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan tiga anak usia dini dua laki-laki dan satu perempuan beserta orang tua mereka. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipan dan wawancara terstruktur, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk stimulasi seperti berdialog, membacakan cerita, memberi arahan gaya bicara, serta koreksi pengucapan secara konsisten, berkontribusi pada peningkatan kemampuan bahasa anak. Hambatan yang dihadapi orang tua meliputi keterbatasan waktu, gaya komunikasi yang cenderung instruktif, serta akses terbatas terhadap media edukatif. Meskipun demikian, orang tua yang mampu menerapkan komunikasi interaktif dan memanfaatkan waktu secara efektif terbukti lebih berhasil dalam mendukung perkembangan bahasa anak. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah dalam memahami praktik stimulasi bahasa di lingkungan keluarga kelas pekerja, serta menyoroti pentingnya pelibatan orang tua dalam interaksi verbal sehari-hari sebagai fondasi pengembangan keterampilan berbahasa anak usia dini.
Copyrights © 2025