Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan komunikasi yang diterapkan oleh panitia dalam penyelenggaraan konser malam puncak HUT SMAN 5 Samarinda tahun 2025. Konser ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga menjadi upaya dalam mempromosikan dan membentuk citra baik sekolah kepada publik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang berfokus pada tiga tahapan perencanaan komunikasi Purba yaitu penetapan tujuan komunikasi, penentuan target audiens, dan pemilihan media komunikasi. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan informan kunci dan pendukung. Selain itu dilakukan pula observasi pada media sosial resmi dari kegiatan ini serta dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa panitia berhasil menerapkan prinsip perencanaan komunikasi secara cukup efektif, meskipun belum sepenuhnya maksimal. Tujuan komunikasi dirumuskan melalui diskusi internal untuk membangun citra sekolah dan memperkuat warisan kegiatan yang diturunkan dari angkatan sebelumnya. Meskipun segmentasi audiens tidak dirumuskan secara eksplisit, panitia membagi audiens dalam kategori internal dan eksternal, serta memilih media komunikasi seperti Instagram, TikTok, baliho, radio, dan media partner lokal yang dinilai relevan. Dalam praktiknya, panitia juga menerapkan konsep dan teori perencanaan komunikasi oleh Purba dan Charles Berger. Adapun kesimpulan dari penelitian ini menyatakan bahwa perencanaan komunikasi yang dilakukan tergolong efektif namun dapat dimaksimalkan kembali dalam penyelenggaraan kegiatan selanjutnya dan dapat dijadikan model dalam penyelenggaraan event serupa di lingkungan institusi pendidikan.
Copyrights © 2025