Pendahuluan: Osteoartritis ditandai dengan nyeri pada persendian dan hilangnya fungsi sendi. Tahun 2019, terdapat 528 juta orang mengalami osteoartritis diserluruh dunia. Berbagai faktor dapat memicu terjadinya osteoartritis termasuk IMT. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan pengaruh indeks massa tubuh dengan derajat osteoartritis genu berdasarkan derajat Kellgren Lawrence. Selain itu, penelitian ini menilai perbedaan rerata IMT antar derajat osteoarthritis genu. Metode Penelitian: Penelitian ini adalah penelitian retrospective dengan desain potong lintang. Responden penelitian ini adalah penderita osteoartritis genu dan melakukan pemeriksaan foto konvensional sendi genu posisi AP dan lateral yang telah divalidasi oleh Dokter Spesialis Radiologi selama tahun 2024, berusia 18 tahun keatas, dan memenuhi kriteria inklusi. Data kemudian diklasifikasi berdasarkan klasifikasi IMT dan Kellgren Lawrence. Data penelitian yang didapat kemudian olah dengan menggunakan aplikasi statistik dan dianalisa dengan uji one-way anova bila sebaran data normal. Kemudian dilanjutkan dengan uji post hoc Bonferroni. Hasil: Berdasarkan 197 responden, didapat responden perempuan 159 responden, dengan rerata usia 63.68 tahun. Didapat rata-rata IMT 25.76 kg/m2, sebanyak 75 responden (38.1%) mengalami obesitas derajat I, dan derajat osteoartritis genu terbanyak yaitu derajat 3, sebanyak 73 (36,5%). Hasil analisis didapat pengaruh signifikan IMT dengan derajat osteoartritis genu (p value <0.001). Didapatkan perbedaan rerata IMT terbesar antara derajat I dan IV, yaitu 10.07 kg/m2 Kesimpulan: Terdapat pengaruh signifikan IMT terhadap derajat osteoartritis berdasarkan derajat Kellgren Lawrence. Penelitian lebih lanjut dapat melakukan penelitian dengan analisis multifaktorial dengan faktor risiko lainnya dan penurunan risiko osteoartritis setelah pemberian intervensi upaya penurunan berat badan.
Copyrights © 2025