Usaha mikro di bidang kuliner tradisional sering menghadapi tantangan dalam menarik minat konsumen karena kurangnya perhatian terhadap visual branding dan penyajian informasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan untuk membantu pemilik warung soto dan sayur meningkatkan daya tarik usahanya melalui strategi rebranding dan penyusunan daftar menu dan harga yang informatif dan menarik. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif, yang mencakup observasi, diskusi perancangan, implementasi rebranding, serta pelatihan singkat kepada pemilik usaha. Hasil kegiatan menu dan harga menunjukkan peningkatan signifikan dalam daya tarik visual warung melalui pemasangan banner baru dan penyediaan daftar menu dan harga yang terstruktur. Respon positif dari pemilik usaha dan pelanggan mengindikasikan adanya peningkatan kesadaran terhadap pentingnya branding serta pertumbuhan dalam jumlah pelanggan dan pendapatan harian. Kesimpulannya, pendekatan visual dan informasional yang tepat terbukti efektif dalam mendorong peningkatan performa usaha kecil, serta memberikan pembelajaran praktis dalam penerapan ilmu kewirausahaan di masyarakat.
Copyrights © 2025