Penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) di kawasan Skywalk Teras Cihampelas merupakan kebijakan Pemerintah Kota Bandung untuk menciptakan ruang publik yang tertib dan mendukung ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan tersebut dengan menggunakan teori implementasi George C. Edwards III serta pendekatan ekologi pemerintahan. Metode yang digunakan adalah observasi literatur dan survei lapangan untuk mengamati dinamika di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun komunikasi antar pemangku kepentingan telah dilakukan secara intensif, masih ditemukan resistensi dari sebagian PKL akibat menurunnya penghasilan dan minimnya integrasi dengan sistem ekonomi lokal. Faktor sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi juga menunjukkan ketidakseimbangan dalam koordinasi lintas dinas. Dari sisi ekologi pemerintahan, keberhasilan kebijakan sangat bergantung pada keterlibatan aktor informal, distribusi kewenangan adaptif, serta kemampuan pemerintah dalam merespons kondisi sosial-ekonomi secara kontekstual. Penataan PKL akan lebih berkelanjutan jika didukung pendekatan partisipatif dan kolaboratif lintas sektor
Copyrights © 2025