Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara work life balance (WLB) dan keterlibatan karyawan melalui pendekatan studi literatur. Ketidakseimbangan antara kedua aspek ini dapat menyebabkan stres kerja, burnout, konflik rumah tangga, dan pada akhirnya berdampak negatif terhadap produktivitas serta loyalitas karyawan. Sebaliknya, work-life balance yang baik berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan mendukung keterlibatan emosional serta kognitif karyawan terhadap organisasi. Penelitian ini menggunakan metode systematic literature review dengan menelaah 35 artikel ilmiah nasional dan internasional yang terbit antara tahun 2010 hingga 2024. Hasil kajian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara work-life balance dan employee engagement. Faktor-faktor penentu kualitas WLB antara lain fleksibilitas jam kerja, dukungan sosial dari atasan dan rekan kerja, budaya organisasi yang menghargai keseimbangan, serta motivasi intrinsik individu. Selain itu, strategi organisasi seperti penerapan kerja hibrida, penyediaan program kesejahteraan, dan pengembangan pemimpin yang empatik terbukti mampu meningkatkan kedua variabel secara signifikan. Penelitian ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan manajemen sumber daya manusia, khususnya dalam merancang kebijakan dan lingkungan kerja yang tidak hanya berorientasi pada hasil, tetapi juga memperhatikan kebutuhan holistik karyawan.
Copyrights © 2025