Penelitian ini menganalisis perbedaan efektivitas biaya dan lama masa rawat antara metode operasi sesar Enhanced Recovery After Caesarean Surgery (ERACS) dan konvensional (non-ERACS) di Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Depok. Menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan desain retrospektif, data rekam medis pasien operasi sesar tahun 2023 dikumpulkan. Analisis Independent Sample t-Test dan Chi-square digunakan untuk menguji perbedaan biaya dan lama rawat. Hasil menunjukkan perbedaan signifikan pada total biaya perawatan (p=0.020), dengan ERACS rata-rata Rp 10.089.544 dan non-ERACS Rp 9.706.049. Komponen biaya seperti akomodasi (p=0.033), obat dan BMHP (p=0.000), visite (p=0.021), serta pemeriksaan penunjang (p=0.000) menunjukkan perbedaan signifikan, meskipun biaya tindakan medis dan operasi tidak berbeda signifikan. Lama masa rawat juga berbeda signifikan (p=0.000), di mana pasien ERACS pulih lebih cepat (45.7% keluar <3 hari) dibandingkan non-ERACS. ERACS terbukti lebih efektif dalam efisiensi klinis dan durasi rawat, menjadikannya alternatif unggul dalam pelayanan obstetri berbasis efisiensi dan mutu.
Copyrights © 2025