Drainase merupakan salah satu elemen vital dalam pembangunan infrastruktur perkotaan yang berfungsi menjaga kualitas lingkungan dan mengurangi risiko bencana seperti banjir. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis kondisi saluran drainase di Jl. Prof. M. Yamin, Desa Pasarbatang, Kabupaten Brebes, yang kerap mengalami genangan akibat kapasitas saluran yang tidak memadai. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dan kuantitatif. Observasi lapangan digunakan untuk metode kualitatif, sementara data curah hujan selama sepuluh tahun (2015–2024) dianalisis secara kuantitatif untuk menentukan kapasitas saluran. Berdasarkan hasil analisis, debit yang diantisipasi sebesar 5,959 m³/detik tidak dapat disalurkan dengan kapasitas saluran saat ini sebesar 0,283 m³/detik. Saluran tersebut dibangun kembali dengan penampang trapesium dengan B = 0,80 m, H = 1,5 m, dan M = 1,00 m untuk menampung debit hingga 6,93 m³/detik. Solusi ini terbukti aman dan efisien dalam mengurangi risiko banjir. Selain menjadi sumber daya untuk perencanaan teknis di wilayah rawan banjir, studi ini juga membantu dalam pengelolaan sistem drainase berkelanjutan. Untuk menjaga kebersihan saluran dan mencegah penyumbatan, disarankan untuk melakukan pemeliharaan rutin, penerapan aturan drainase desa, dan edukasi masyarakat.
Copyrights © 2025