Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan bimbingan klasikal dalam meningkatkan pemahaman kesiapan menikah siswa sekolah menengah kejuruan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen tipe pretest–posttest satu kelompok. Data dikumpulkan melalui angket pemahaman kesiapan menikah yang mencakup empat dimensi utama—moral spiritual, fisik, psikis, dan finansial. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji perbedaan skor sebelum dan sesudah intervensi, analisis proporsional N-Gain berdasarkan tingkat peningkatan dan efektivitas intervensi, serta evaluasi hasil layanan bimbingan klasikal. Hasil menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa setelah mengikuti layanan, meskipun efektivitas secara proporsional menunjukkan variasi antar individu dan tingkat keberhasilan intervensi “tidak efektif”. Evaluasi pelaksanaan layanan menunjukkan keberhasilan pada seluruh dimensi, meskipun fluktuasi antar sesi menunjukkan ketidakkonsistenan capaian. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan layanan bimbingan berbasis tugas perkembangan dalam konteks pendidikan pranikah di sekolah kejuruan. Keterbatasan penelitian ini meliputi tidak adanya kelompok kontrol, durasi intervensi yang singkat, dan potensi bias pada data mandiri siswa. Penelitian selanjutnya disarankan menggunakan desain kuasi-eksperimen, memperpanjang durasi intervensi, dan mengintegrasikan pendekatan digital serta reflektif untuk meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan dampak layanan.
Copyrights © 2025