Gangguan pelafalan fonem /r/ atau yang umum dikenal sebagai cadel merupakan salah satu bentuk gangguan fonologis yang dapat memengaruhi kemampuan komunikasi remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena cadel dari sudut pandang psikolinguistik, dengan menyoroti faktor penyebab dan dampaknya terhadap kemampuan berbicara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara terhadap dua remaja yang mengalami kesulitan dalam melafalkan bunyi /r/. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan, kondisi fisiologis alat ucap, dan kemungkinan faktor genetik menjadi penyebab utama gangguan tersebut. Selain itu, gangguan ini juga memengaruhi rasa percaya diri dan interaksi sosial individu. Kajian ini menekankan pentingnya pendekatan lintas disiplin, baik dari aspek linguistik, psikologis, maupun medis dalam penanganan gangguan fonologis.
Copyrights © 2025