Penggunaan kontrasepsi IUD sebagai metode kontrasepsi jangka panjang masih tergolong rendah di Kabupaten Sumba Timur, meskipun metode ini memiliki efektivitas tinggi dalam mencegah kehamilan yang tidak diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku ibu dengan penggunaan kontrasepsi IUD di wilayah kerja Puskesmas Melolo, Kabupaten Sumba Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan metode analytic survey. Jumlah sampel sebanyak 90 Wanita Usia Subur (WUS) yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dan aksional sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi-square dan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan (p = 0,001), sikap (p = 0,000), akses layanan kesehatan (p = 0,001), serta informasi dan edukasi (p = 0,001) dengan penggunaan kontrasepsi IUD. Diharapkan tenaga kesehatan dapat meningkatkan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE), serta pemerintah memperluas akses dan layanan kontrasepsi IUD di wilayah kerja Puskesmas Melolo. Kata kunci: Perilaku, Pengetahuan, Sikap, Edukasi
Copyrights © 2025