Kenakalan remaja merupakan salah satu masalah sosial yang sering melanda masyarakat dan berdampak negatif pada stabilitas sosial dan perkembangan pribadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis-jenis kenakalan remaja, penyebabnya, dan cara lingkungan mempengaruhi perilaku menyimpang. Pendekatan deskriptif digunakan dalam penelitian kualitatif yang melibatkan wawancara dan observasi terhadap remaja dan penduduk kota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurangnya fokus keluarga, dampak hubungan negatif, dan kurangnya kontrol sosial di lingkungan sekitar merupakan penyebab umum kenakalan remaja. distribusi, promosi narkoba, dan pelanggaran norma sosial. Kesimpulannya, pencegahan kenakalan remaja memerlukan kerja sama keluarga dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang remaja secara sehat dan positif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pola perkembangan perkelahian remaja di Kota Makassar. Sebanyak 200 orang remaja berusia 17-25 tahun menjadi partisipan dalam penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metodologi kuantitatif. Instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala agresi dengan nilai reliabilitas 0,638 yang diperoleh dari 20 item valid yang telah disesuaikan dengan subjek dan latar penelitian. Berdasarkan hasil analisis, 83,3% pemuda pelaku tawuran di Kota Makassar menunjukkan kemarahan pada level yang tergolong sedang.
Copyrights © 2025