Perkembangan teknologi informasi telah mengubah dinamika pekerjaan, terutama dengan munculnya Generasi Z, yang dikenal karena adaptasi teknologi dan kebutuhan akan lingkungan kerja yang kreatif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara motivasi dan kepemimpinan terhadap kebiasaan kerja karyawan Generasi Z di sektor teknologi informasi. Temuan menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional, yang bersifat inspiratif dan demokratis, efektif dalam mendorong inovasi dan komitmen di kalangan Generasi Z. Di sisi lain, kepemimpinan transaksional, yang menekankan klarifikasi tugas dan sistem penghargaan, juga penting untuk mencapai tujuan organisasi. Motivasi di tempat kerja, baik intrinsik maupun ekstrinsik, berperan krusial dalam meningkatkan kinerja karyawan, termasuk produktivitas dan etika kerja, serta mengurangi turnover dan absensi. Selain itu, faktor-faktor seperti budaya organisasi, disiplin, sistem penghargaan, pembimbingan, kompetensi, dan etika kerja sangat berpengaruh. Memahami karakteristik unik Generasi Z dan jalur pengembangan karier mereka menjadi penting di era Industri 4.0 dan Masyarakat 5.0. Oleh karena itu, organisasi perlu menerapkan strategi manajemen yang lebih fleksibel, inklusif, dan responsif terhadap gaya kerja Generasi Z di sektor teknologi informasi untuk menciptakan hubungan kerja yang produktif dan kooperatif.
Copyrights © 2025