Stunting di Indonesia merupakan permasalahan yang telah menjadi perhatian nasional.Indonesia sebagai negara ketiga dengan angka prevalensi stunting tertinggi di Asia pada 2017. Angkanya mencapai 36,4 persen. Tujuan penelitian ini mengetahui faktor risiko kejadian stunting pada anak umur 2-5 di Wilayah Kerja Puskesmas Seberang Padang Kota Padang Tahun 2025, dengan variabel pengetahuan ibu, sanitasi lingkungan, pemberian ASI Eksklusif, asupan energi, dan asupan protein. Hasil penelitian Adanya hubungan antara pengetahuan Ibu dengan stunting, dengan p-value 0,00 (p-value <0,05), Adanya hubungan antara sanitasi lingkungan dengan stunting, dengan p-value 0,00 (p-value < 0,05), Adanya hubungan antara pemberian ASI Eksklusif dengan stunting, dengan p-value 0,04 (p-value < 0,05), Adanya hubungan antara asupan energi dengan stunting, dengan p-value 0,00 (p-value < 0,05), Adanya hubungan antara asupan protein dengan stunting, dengan p-value 0,02 (p-value < 0,05). Kesimpulannya adalah bahwa ada hubungan antara pengetahuan ibu, sanitasi lingkungan, pemberian ASI eksklusif, asupan energi, dan asupan protein, dengan stunting pada anak usia 2-5 tahun di wilayah kerja Puskesmas Seberang Padang tahun 2025.
Copyrights © 2025