Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Kelompok Kerja Praktik Kerja Lapangan (Pokja PKL) sebagai integrator dalam mewujudkan link and match antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Trenggalek dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Subjek penelitian meliputi anggota Pokja PKL, guru pembimbing, siswa peserta PKL, serta perwakilan mitra industri yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Pokja PKL mencakup tiga aspek utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi PKL. Pada tahap perencanaan, Pokja menyusun sosialisasi, pembekalan, dan pemetaan mitra industri. Pada tahap pelaksanaan, Pokja bertindak sebagai mediator komunikasi antara sekolah, siswa, dan mitra, sekaligus mengatasi hambatan di lapangan. Pada tahap evaluasi, Pokja melaksanakan monitoring, penilaian keterampilan, dan pengumpulan umpan balik dari industri. Temuan juga menunjukkan adanya faktor pendukung seperti dukungan manajemen sekolah dan kemitraan industri, serta hambatan berupa keterbatasan mitra dan kesenjangan kompetensi siswa. Secara keseluruhan, Pokja PKL terbukti berperan penting sebagai integrator dalam meningkatkan keterkaitan pembelajaran vokasi dengan kebutuhan dunia kerja.
Copyrights © 2025