Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi Pokja PKL sebagai Integrator Link and Match antara SMK dan Industri di SMK Negeri 1 Trenggalek Prasetia, Yuda; Yoto, Yoto
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3403

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Kelompok Kerja Praktik Kerja Lapangan (Pokja PKL) sebagai integrator dalam mewujudkan link and match antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Trenggalek dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DU/DI). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan rancangan studi kasus. Subjek penelitian meliputi anggota Pokja PKL, guru pembimbing, siswa peserta PKL, serta perwakilan mitra industri yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model interaktif Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi Pokja PKL mencakup tiga aspek utama, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi PKL. Pada tahap perencanaan, Pokja menyusun sosialisasi, pembekalan, dan pemetaan mitra industri. Pada tahap pelaksanaan, Pokja bertindak sebagai mediator komunikasi antara sekolah, siswa, dan mitra, sekaligus mengatasi hambatan di lapangan. Pada tahap evaluasi, Pokja melaksanakan monitoring, penilaian keterampilan, dan pengumpulan umpan balik dari industri. Temuan juga menunjukkan adanya faktor pendukung seperti dukungan manajemen sekolah dan kemitraan industri, serta hambatan berupa keterbatasan mitra dan kesenjangan kompetensi siswa. Secara keseluruhan, Pokja PKL terbukti berperan penting sebagai integrator dalam meningkatkan keterkaitan pembelajaran vokasi dengan kebutuhan dunia kerja.
Pengembangan Kemitraan Program Pintar Bersama Daihatsu di SMKN 1 Trenggalek Prasetia, Yuda; Yoto, Yoto
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemitraan program pintar bersama Daihatsu di SMK Negeri 1 Trenggalek meliputi (1) proses perencanaan (2) mentoring, (3) pelaksanaan (4) evaluasi dan (5) tindak lanjut. Hasil pengembangan ini (1) Perencanaan program program pintar bersama daihatsu di SMK Negeri 1 Trenggalek dengan DUDI didasarkan pada sinkronisasi kurikulum, pembuatan MoU dan perencanaan penempatan prakerin yang sesuai dengan kompetensi siswa (2) Mentoring program pintar bersama daihatsu di SMK Negeri 1 Trenggalek dilaksanakan dengan menggandeng SMK yang sudah lebih dulu menjalin kemitraan bersama daihatsu (3) Pelaksanaan program pintar bersama daihatsu di SMK Negeri 1 Trenggalek kegiatan praktik kerja industri, pelatihan bagi guru dan rekruitmen lulusan (4) Evaluasi program program pintar bersama daihatsu di SMK Negeri Negeri 1 Trenggalek dilaksanakan berdasarkan program kerja yang telah dilakukan (5) Tindak lanjut program pintar bersama daihatsu di SMK Negeri 1 Trenggalek meningkatkan kualitas kompetensi dan lulusan sehingga bisa digunakan langsung dalam dunia kerja.
Modul Ajar Pengolahan Hasil Pertanian Di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Pondok Pesantren Luhur Sulaiman Jannati, Wihardana; Prasetia, Yuda; Prasetyo, Yudi Eko
Journal of Professional Education Vol. 14 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Yayasan Pendidikan Perintis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan modul ajar pengolahan hasil pertanian di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Pondok Pesantren Luhur Sulaiman. Penelitian ini menggunakan Qualitative Research. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini terdiri dari instruktur pelatihan dan guru SMK mitra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan modul dilakukan secara sistematis, kontekstual, dan aplikatif, dengan melibatkan berbagai pihak terkait. Modul ajar yang disusun mampu meningkatkan partisipasi peserta, mempermudah proses pelatihan, serta relevan dengan kebutuhan dunia usaha. Kolaborasi antara BLKK dan SMK mitra menjadi kunci keberhasilan dalam penyusunan materi yang sesuai dengan standar industri. Penelitian ini menyarankan bahwa model pengembangan modul berbasis kebutuhan dan kolaborasi lintas lembaga dapat diterapkan di lembaga pelatihan serupa.
Analysis of Fieldwork Practice Management for Improving Students’ Work Readiness Prasetia, Yuda; Widiyanti, Widiyanti; Yoto, Yoto
JURNAL INOVASI PENDIDIKAN DAN SAINS Vol 6 No 3 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i3.2676

Abstract

This study aims to analyze the management of the Field Work Practice Program at one vocational high school in Trenggalek and its impact on students’ work-readiness. This study employed a qualitative method, with in-depth interviews as the primary data collection technique. Data were analyzed using an interactive model consisting of data collection, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The research findings indicate that the Field Work Practice program was implemented using a Block Release system over a six-month period during the sixth semester. The implementation stages consisted of a pre-Field Work Practice phase encompassing socialization, briefing, and registration; a core phase involving student placement with business or industry partners, accompanied by regular monitoring; and a post-Field Work Practice phase covering student withdrawal, examination implementation, report preparation, and certificate issuance. The Field Work Practice program was shown to make a positive contribution to the development of students’ technical skills, discipline, communication abilities, and understanding of workplace culture. Nevertheless, several challenges remain, including misalignment between the school curriculum and industry needs, as well as differences in the competency levels of teachers and students, particularly in terms of soft skills. Overall, the Field Work Practice program significantly enhanced graduates’ work-readiness, though continuous improvement is still needed to optimize outcomes