Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah pada siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Payakumbuh, termasuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Pendidikan karakter sendiri merupakan upaya penanaman nilai-nilai positif agar menjadi bagian dari kepribadian peserta didik dalam bertindak. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan kepala sekolah, guru sejarah, dan 5 orang siswa sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah diawali dengan tahap perencanaan oleh guru. Beberapa faktor pendukung yang ditemukan adalah program kedisiplinan sekolah, kegiatan ekstrakurikuler dan seni untuk membentuk karakter berbudaya, serta kompetensi guru dalam penyampaian materi dan penggunaan media pembelajaran. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, kurangnya dukungan orang tua siswa, dan pengaruh lingkungan yang kurang mendukung penerapan pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah. Temuan ini mengindikasikan perlunya sinergi antara sekolah, orang tua, dan lingkungan dalam mendukung keberhasilan pendidikan karakter.
Copyrights © 2024