Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa melalui Penggunaan Model Pembelajaran Example Non-Example pada Mata Pelajaran PPKN Yuhasnil, Yuhasnil; Hazmi, Nahdatul; Rendi, Gina Putri
IJOCE: Indonesia Journal of Civic Education Vol 3 No 2 (2023): IJOCE: Indonesia Journal of Civic Education
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/ijoce.v3i2.6827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana penerapan model pembelajaran example non-example dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar PPKn di kelas XI IPA 2 SMA Negeri 4 Payakumbuh. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas yang menggunakan model example non-example. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata persentase keaktifan siswa secara klasikal mengalami peningkatan. Pada siklus I rata-rata keaktifan belajar siswa secara klasikal sebesar 65,65% dan pada siklus II sebesar 74,72%, sedangkan untuk hasil belajar diperoleh rata-rata pada siklus I sebesar 74,72 dan meningkat menjadi 80,69 pada siklus II. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa pembelajaran PPkn dengan menggunakan model pembelajaran example non-example dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Kata Kunci: Aktivitas Belajar, Hasil Belajar, Model Pembelajaran Example Non-Example
Persepsi Siswa tentang Metode Mengajar dan Media yang Digunakan Guru IPS pada Kelas VII SMP Hazmi, Nahdatul; Yuhasnil, Yuhasnil; Ramadani, Atika
IJOCE: Indonesia Journal of Civic Education Vol 3 No 2 (2023): IJOCE: Indonesia Journal of Civic Education
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/ijoce.v3i2.6828

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode dan media yang digunakan guru mata pelajaran IPS dan persepsi siswa tentang penggunaan metode dan media yang digunakan guru mata pelajaran IPS SMP Negeri 1 Kabupaten Payakumbuh. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi dan wawancara serta mempelajari berbagai dokumen yang dibutuhkan. Data dianalisis dengan langkah reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan setelah dilakukan triangulasi untuk memastikan validasi data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa menganggap pembelajaran IPS membosankan karena guru kurang kreatif dan bervariasi dalam penggunaan metode seperti seringnya menggunakan metode ceramah dan pemberian tugas dalam proses pembelajaran. Hal ini ditunjukkan pada saat pembelajaran IPS ada siswa yang berbicara ketika guru menjelaskan, dan pada saat guru memberikan tugas siswa ada yang tidak mengerjakan dan hanya ada salinan jawaban temannya. Simpulan penelitian bahwa gambaran mengajar guru dan media yang digunakan sudah cukup baik namun masih kurang bervariasi. Sedangkan persepsi siswa terhadap metode mengajar dan media yang digunakan masih membosankan. Kata Kunci: Media, Metode, Persepsi
FARM LABORERS TOWARDS THE MIDDLE CLASS: THE AMAK AWAK GROUP IN NAGARI LABUAH GUNUANG KEC. LAREH SAGO HALABAN, WEST SUMATRA 1980-2015 Yuhasnil, Yuhasnil; Hazmi, Nahdatul; Asmara, Dedi
Khazanah: Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Vol. 14 No. 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Program Studi Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora UIN Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/khazanah.v14i1.1175

Abstract

The emergence of farm laborers in Nagari Labuah Gunuang has been going on since early 1949. Their presence was related to the lack of agricultural production, which affected the economic survival of their families. From 1960 to 1966, the survival of the laborers' families was tested again. Women who were previously engaged in the domestic sector, then shared work with their husbands by doing labor. The method used in this research is the historical method which consists of heuristics (data collection), source criticism, interpretation, and historiography. The purpose of this research is to see the activities and influence of the Amak Awak group in family resilience. The results of the research obtained that the women's labor group formed since 1980, then legalized as Amak Awak (2011) had an impact on the economic conditions of their families. They initially only worked in the agricultural sector, but also in animal husbandry. In fact, from their labor activities, they were able to buy 1 hectare of land, which they cultivated and enjoyed the results for the common good. They are no longer in the lower class, but have entered the middle class.
Penerapan Pendidikan Karakter (Character Building) dalam Pembelajaran Sejarah Siswa Kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Payakumbuh Hazmi, Nahdatul; S, Neviyarni
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 5 No. 2 (2024): (DECEMBER 2024) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v5i2.10510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah pada siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Payakumbuh, termasuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Pendidikan karakter sendiri merupakan upaya penanaman nilai-nilai positif agar menjadi bagian dari kepribadian peserta didik dalam bertindak. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan kepala sekolah, guru sejarah, dan 5 orang siswa sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah diawali dengan tahap perencanaan oleh guru. Beberapa faktor pendukung yang ditemukan adalah program kedisiplinan sekolah, kegiatan ekstrakurikuler dan seni untuk membentuk karakter berbudaya, serta kompetensi guru dalam penyampaian materi dan penggunaan media pembelajaran. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, kurangnya dukungan orang tua siswa, dan pengaruh lingkungan yang kurang mendukung penerapan pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah. Temuan ini mengindikasikan perlunya sinergi antara sekolah, orang tua, dan lingkungan dalam mendukung keberhasilan pendidikan karakter.
Penerapan Pendidikan Karakter (Character Building) dalam Pembelajaran Sejarah Siswa Kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Payakumbuh Hazmi, Nahdatul; S, Neviyarni
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 5 No. 2 (2024): (DECEMBER 2024) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v5i2.10510

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah pada siswa kelas XI MIPA SMA Negeri 3 Payakumbuh, termasuk mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya. Pendidikan karakter sendiri merupakan upaya penanaman nilai-nilai positif agar menjadi bagian dari kepribadian peserta didik dalam bertindak. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan kepala sekolah, guru sejarah, dan 5 orang siswa sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah diawali dengan tahap perencanaan oleh guru. Beberapa faktor pendukung yang ditemukan adalah program kedisiplinan sekolah, kegiatan ekstrakurikuler dan seni untuk membentuk karakter berbudaya, serta kompetensi guru dalam penyampaian materi dan penggunaan media pembelajaran. Sementara itu, faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, kurangnya dukungan orang tua siswa, dan pengaruh lingkungan yang kurang mendukung penerapan pendidikan karakter dalam pembelajaran sejarah. Temuan ini mengindikasikan perlunya sinergi antara sekolah, orang tua, dan lingkungan dalam mendukung keberhasilan pendidikan karakter.
Tugas Guru dalam Proses Pembelajaran Hazmi, Nahdatul
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 2 No. 1 (2019): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.18 KB) | DOI: 10.31539/joeai.v2i1.734

Abstract

The purpose of this study is to find out the teacher's duties in learning. The research method that I use is a type of qualitative descriptive research. Qualitative descriptive research. The results of the study, the teacher's task in the learning process still looks like: the existence of teachers who have not fully carried out their teaching and educating duties as teachers and lack of implementation of supervision from the principal to teachers in assessing how to teach teachers and correct shortcomings of the way the teacher carries out his duty. Conclusions, factors that influence the lack of implementation of the teacher's duties in the learning process that comes from the teacher itself and from students. The factors that influence the teacher itself such as physical and mental inadequacies in the learning process and the level of teacher income that affect the teacher's lack of focus are disturbed because the teacher thinks about the income coming from outside and the unfavorable climate that can adversely affect into the learning process. Keywords: Teacher Assignment, Learning Process